Jokowi Instruksikan Hitung Dampak Virus Corona ke Ekonomi Indonesia

Selasa, 04 Februari 2020 - 16:57 WIB
Jokowi Instruksikan...
Jokowi Instruksikan Hitung Dampak Virus Corona ke Ekonomi Indonesia
A A A
BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya melakukan kalkulasi secara cermat terkait dampat adanya virus corona asal China terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini disampaikan dalam pembukaan rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan Bogor.

“Dikalkulasi secara cermat dampak dari kebijakan ini baik dari sektor perdagangan, investasi dan pariwisata,” ungkap Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Bogor, Selasa (4/2/2020).

Hal ini setelah Kementerian Perdagangan (Kemendag) kemarin menyatakan, pemerintah bakal setop impor makanan dan minuman dari China. Sedangkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghentikan sementara penerbangan dari dan menuju China.

Jokowi mengatakan di sektor perdagangan, China merupakan tujuan ekspor pertama dengan pangsa pasar sangat besar yakni 16,6% dari total ekspor Indonesia. Selain tujuan ekspor, China merupakan negara asal impor terbesar Indonesia. “Karena itu betul-betul harus diantisipasi dampak dari virus corona dan perlambatan ekonomi di China terhadap produk ekspor kita,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan ada peluang di tengah kondisi saat ini. Salah satunya adalah peluang untuk memanfaatkan ceruk pasar ekspor di negara-negara lain yang sebelumnya banyak mengimpor produk yang sama dari China. “Saya juga melihat hal ini memberikan momentum bagi industri substitusi impor di dalam negeri untuk meningkatkan produksi berbagai produk yang sebelumnya diimpor China,” ujarnya.

Di sektor swasta, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta disapkan langkah-langkah kontingensi. Terutama untuk wilayah pariwisata Bali dan Sulawesi Utara. “Dua daerah yang selama ini banyak dikunjungi oleh wisatawan dari China Dan dalam jangka pendek juga saya minta dimanfaatkan peluang untuk menyasar ceruk pasar wisman yang sedang cari alternatif untuk destinasi wisata karena batal berkunjung ke China,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
Investasi Kunci Bangkitnya...
Investasi Kunci Bangkitnya Ekonomi RI di 2021
Pembentukan Dewan Perdagangan...
Pembentukan Dewan Perdagangan dan Investasi RI-AS Dinilai Bisa Jadi Penentu Arah Ekonomi
Kamar Dagang Hainan...
Kamar Dagang Hainan Indonesia Resmi Dibentuk, Perkuat Ekonomi RI-China
Ramalan Ekonomi RI Minus...
Ramalan Ekonomi RI Minus 4,72% di Kuartal II, Awasi Perdagangan dan Manufaktur
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
15 menit yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
4 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved