Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Kehabisan Amunisi Hadapi Pelemahan Global

Rabu, 05 Februari 2020 - 18:55 WIB
Sri Mulyani Sebut Banyak...
Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Kehabisan Amunisi Hadapi Pelemahan Global
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengutarakan, banyak negara kehabisan amunisi untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, seiring dengan tekanan global yang semakin berat. Ditambah tekanan politik yang begitu intens turut menekan ekonomi dunia yang diyakini masih akan terus berlanjut dari tahun lalu hingga 2020.

"Banyak negara dalam kutip kehabisan amunisi, atau kekurangam strategi untuk menghadapi pelemahan ekonomi global ini berkontribusi pada volitily pasar global," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Lebih lanjut menurut Menkeu, sepuluh tahun ini pertumbuhan ekonomi global terus mengalami pelemahan. Hal ini seiringnya kurangnya strategi dalam menerpakan kebijakan ekonomi yang kurang tepat

"Hal ini terlihat dari refleksi negatif kebijakan negara dan banyak memahami jeda penerapan kebijakan. Jadi sekali lagi selama 10 tahun terakhir mencatatkan pelemahan ekonomi global terus," jelasnya

Sambung dia mencontohkan akibat pelemahan ekonomi global turut membuat Indonesia juga tertekan. Untuk itu Indonesia harus memiliki sektor yang diubah baik dalam kebijakan fiskal maupun moneter. "Kita enggak boleh bergantung pada industri makro, jangan bergantung pada kebijakan moneter dan kita harus melakukan reformasi struktural," ungkap Sri Mulyani.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Tingkat Optimisme Melonjak,...
Tingkat Optimisme Melonjak, Indonesia Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Global
Ramalan Bank Dunia:...
Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global 2021 Masih Seret, Hanya Tumbuh 4%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved