Bank Mandiri Konsisten Promosikan Peluang Investasi Indonesia

Kamis, 06 Februari 2020 - 10:39 WIB
Bank Mandiri Konsisten...
Bank Mandiri Konsisten Promosikan Peluang Investasi Indonesia
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri terus mendorong masuknya investasi ke Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Mandiri Sekuritas dan Jeffries serta didukung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar forum investasi internasional bertajuk Mandiri Investment Forum (MIF) yang dihadiri oleh lebih dari 800 investor, termasuk 121 investor asing yang mengelola dana USD4 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar, mengatakan mendorong para investor untuk tidak melewatkan momentum dalam memanfaatkan peluang investasi di Indonesia.

"MIF akan berfokus pada solusi strategis bagi para pembuat keputusan dan investor dalam menavigasi bisnis, seiring bayang-bayang ketegangan geopolitik, ketakutan akan penyebaran virus dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa," kata Royke Tumilaar di Jakarta, Kamis (6/2/2020)

Sebagai salah satu industri yang siap mendukung dunia investasi, Royke menjelaskan, sektor perbankan nasional saat ini berada dalam salah satu performa terbai sehingga dapat berkontribusi optimal dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi karena didukung oleh terjaganya kualitas aset.

"Rasio permodalan yang kuat dan inovasi pada digital banking dan instrumen keuangan," jelasnya.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Silvano Rumantir, mengemukakan bahwa Indonesia memiliki modal yang besar untuk menarik investasi langsung. Salah satunya stabilitas ekonomi di tengah tren perlambatan ekonomi global, Indonesia cenderung dapat tumbuh stabil. Tercatat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,04% secara year-on-year (yoy) pada Januari-September 2019.

"Jika dibandingkan dengan emerging market lainnya, kinerja ekonomi Indonesia lebih baik. Misalnya, pertumbuhan China menurun dari 6,6% di 2018 menjadi 6% di Januari-September 2019, India merosot tajam dari 7,2% menjadi 4,5% pada periode yang sama," ujar Silvano.

Salah satu faktor pendorong ekonomi, lanjut Silvano, adalah pertumbuhan investasi. Pada tahun 2018 tercatat investasi tumbuh kuat, yakni sebesar 6,67%. Meskipun sempat melambat menjadi 4,75% secara tahunan pada Januari-September 2019, seiring dengan berakhirnya tahun politik, stabilitas ekonomi dan politik akan semakin baik.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fitur Investasi Kini...
Fitur Investasi Kini Hadir di Livin’ by Mandiri
Dukung Energi Terbarukan,...
Dukung Energi Terbarukan, Mandiri Investasi Resmikan PLTMH Koro Kabalo 2,2 MW
BUMN Siapkan Aset Bank...
BUMN Siapkan Aset Bank Mandiri untuk Kantor Danantara
Kerjasama Bank Bullion...
Kerjasama Bank Bullion Reksa Dana Bursa Emas Syariah
Digempur Bank Digital,...
Digempur Bank Digital, Saham Bank Mandiri Masih Prospek
Lewat MIF 2022, Bank...
Lewat MIF 2022, Bank Mandiri Dukung Pemerintah Genjot Investasi
Berita Terkini
Grand Filano Ramai di...
Grand Filano Ramai di Medsos, Warganet Soroti Bobot Ringan hingga Irit BBM
42 menit yang lalu
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
1 jam yang lalu
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
2 jam yang lalu
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved