Mitra Grab Bali Demo Tuntut Perbaikan Sistem

Sabtu, 08 Februari 2020 - 02:37 WIB
Mitra Grab Bali Demo...
Mitra Grab Bali Demo Tuntut Perbaikan Sistem
A A A
JAKARTA - Puluhan pengemudi yang tergabung dalam aplikasi Grab di Denpasar kembali memadati kantor aplikasi ini di ibu kota Bali, mendesak manajemen membuat keputusan saling menguntungkan.

Mereka menilai sistem yang diberlakukan sekarang khususnya bagi Grab Ride menindas mereka. Neneng, salah seorang driver Grab menilai penerapan sistem saat ini sangat merugikan mereka sebagai mitra.

"Kita saling membutuhkan kalau driver tidak aktif saja mereka juga ikut rugi. Maksudnya kami, saling untungkan jangan kayak gini, namanya penindasan," ujarnya kepada media massa, Jumat (7/2/2020).

Dalam keterangan yang diterima di SINDOnews di Jakarta, puluhan pengemudi Grab mendatangi kantor di Jalan Gatsu Barat Denpasar. Perwakilan dari pengemudi kemudian diajak ke dalam untuk berdiskusi.

Neneng mengungkapkan driver Grab resah karena sistem yang berlaku sekarang seakan hanya menyalahkan pengemudi dan bukan pelanggan.

Dia mencontohkan jika merchant tutup, mitra yang akan dikurangi performanya. Bahkan jika terjadi pembatalan order dari konsumen dan meskipun sudah dijelaskan bahkan dengan bukti lengkap tetap dibebankan terhadap performa driver.

"Kita nyari poin ampun-ampunan, jadi semua driver merasa terbeban. Susah banget mencapainya," tekannya.

Menurutnya, hampir semua driver merasakan kesusahan yang sama, tetapi belum semua berani mengungkapkan. Bahkan, sudah ada beberapa yang memutuskan ganti profesi maupun pindah aplikasi. Neneng mengatakan dalam seminggu ke depan, manajemen akan memberikan keputusan terkait sistem saat ini.

Diharapkan ada perubahan dan saling menguntungkan bagi aplikator dan supir. Pasalnya, kondisi saat ini menyebabkan pendapatan mereka turun hingga 30% akibat berkurangnya insentif.

"Sekarang logika saja, kita mah untung apa rugi? Apalagi di jalan panas, bukan karena matahari tapi harus redam emosi orang, harus hati-hati. Kita buat kesalahan sedikit, bintang satu saja rugikan kita," ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cara Menggunakan Mode...
Cara Menggunakan Mode Hening di GrabCar, Bisa Tidur dan Enggak Perlu Ngobrol dengan Driver
Fitur Baru GrabMart:...
Fitur Baru GrabMart: Beauty Store, Belanja Produk Kecantikan Sejam Sampai
Gojek Dicomot Grab?...
Gojek Dicomot Grab? Raksasa Asing Bicara, Apakah Nasib Ojol Lokal di Ujung Tanduk?
Grab Indonesia 2025:...
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Ribuan Korban PHK Serbu...
Ribuan Korban PHK Serbu Grab: Harapan Baru atau Perangkap Kemitraan Tanpa Masa Depan?
Akhir dari Drama Reservasi...
Akhir dari Drama Reservasi Restoran? Grab Luncurkan Senjata Baru untuk Taklukkan 2.000 Meja Makan di Jakarta & Bali
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
3 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
20 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
30 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved