Nasabah Emco Mengeluhkan Tidak Bisa Mencairkan Dana

Jum'at, 07 Februari 2020 - 22:26 WIB
Nasabah Emco Mengeluhkan...
Nasabah Emco Mengeluhkan Tidak Bisa Mencairkan Dana
A A A
JAKARTA - Puluhan investor atau nasabah PT Emco Asset Management terus melakukan upaya agar dana yang menjadi hak mereka bisa didapatkan kembali. Mereka sebelumnya telah menginvestasikan sejumlah uang untuk produk Reksa Dana Emco Mantap. Akan tetapi, pihak Emco tidak bisa menepati janji pencairan dana dan imbal hasil pada waktu yang telah ditentukan.

Para nasabah pun berkumpul dan berupaya melanjutkan masalahnya ini ke proses hukum dengan didampingi kuasa hukum mereka. Nasabah-nasabah itu merasa sangat kesal sekaligus sedih, karena sebagian dana yang mereka harapkan untuk menopang hidupnya di masa mendatang jadi tidak jelas.

Padahal, salah satu alasan mereka bersedia menginvestasikan dananya ke Emco adalah latar belakang perusahaan yang meyakinkan dengan sudah memperoleh izin BAPEPAM dan dilindungi OJK. Sebagaimana diungkapkan seorang nasabah bernama Rita bahwa selain latar belakang yang dimiliki Emco itu, terdapat juga bank-bank besar yang ikut menanamkan asetnya di manajer investasi (MI) tersebut.

Namun, rasa percaya Rita mulai tergerus ketika dia tidak boleh redeem pada November tahun lalu. "Saya masuk Agustus 2019, tapi di November 2019 ada kabar kami enggak boleh redeem," tegas Rita seusai konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

"Saya masih bertanya-tanya, perusahaan yang dikelola orang terpercaya, tapi kenapa Nilai Aktiva Bersih (NAB) bisa turun drastis?" imbuhnya dengan nada tanya.

Lebih lanjut, Rita pun menyesali belum hadirnya pihak regulator ketika terdapat kejadian semacam ini. Sementara, MI disebut-sebut mengalami potensi gagal bayar Rp2,4 triliun. Hal tersebut terjadi akibat penurunan signifikan pada empat produk yang dikelola MI itu, yakni Emco Mantap, Emco Growth Fund, Emco Saham Barokah Syariah dan Emco Pesona.

Hampir sama sepeti yang dialami Rita, nasabah lainnya, Freddy juga tidak bisa mencairkan dana pada waktu yang telah ditentukan, yakni Januari 2020. "Saya berinvestasi pada Juli 2019. Pencairan mereka bilang Januari, tapi hingga Januari tak ada dana dan tak ada bunga yang dijanjikan juga," keluhnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dana Kelolaan Tumbuh...
Dana Kelolaan Tumbuh 13 Persen, BRI-MI Sabet Top 5 Manajer Investasi di Tahun Pertama Gabung BRI Group
Perkuat Investor dan...
Perkuat Investor dan Agen Distribusi Hadapi Tahun Politik lewat ISF 2023
Sucor AM Berhasil Bangun...
Sucor AM Berhasil Bangun Kinerja Positif di Tengah Gejolak Pasar
BRI Manajemen Investasi...
BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana di Indonesia
Danantara Siap Suntik...
Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya
Tips MotionTrade: 3...
Tips MotionTrade: 3 Tips Memilih Manajer Investasi untuk Pemula
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved