Kurs Rupiah Dibuka Bertahan di Zona Hijau, Mata Uang Asia Dapat Dorongan

Rabu, 12 Februari 2020 - 10:38 WIB
Kurs Rupiah Dibuka Bertahan...
Kurs Rupiah Dibuka Bertahan di Zona Hijau, Mata Uang Asia Dapat Dorongan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Rabu (12/2/2020) dibuka bertahan kokoh pada zona hijau untuk melanjutkan tren penguatan. Perbaikan kurs rupiah juga diikuti oleh mata uang Asia yang mendapatkan dorongan dari melambatnya penyebaran wabah virus corona.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka lebih tinggi sedikit menjadi Rp13.659/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah melanjut nyaman usai kemarin di posisi Rp13.686/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga memperlihatkan tren positif dengan penguatan tipis menuju Rp13.657 per USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.674/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.655 hingga Rp13.660/USD.

Data Yahoo Finance kebalikannya dimana menunjukkan pelemahan dimana rupiah pada sesi pagi perdagangan bertengger di level Rp13.682 per USD dengan pergerakan harian Rp13.643-Rp13.682/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kejatuhan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp13.668/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi ikut pulih dengan tampil perkasa pada level Rp13.687/USD. Melesat, rupiah naik jauh lebih baik bila melihat sesi perdagangan sebelumnya Rp13.715/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, mata uang Asia mendapatkan dukungan pada perdagangan hari Rabu seiring dengan perlambatan penyebaran virus Corona. Tetapi dolar AS tetap kuat, begitupun dengan dolar Selandia Baru yang melonjak.

Dolar AS yang telah menyerap sebagai Safe-Haven seiring kekhawatiran tentang virus corona bertepatan dengan data yang menunjukkan kekuatan ekonomi AS, untuk kembali mencetak beberapa keuntungan. Sementara dolar Australia di antara yang paling terpapar berdiri sedikit di atas persentase terendah dalam satu dekade usai jatuh awal pekan kemarin.

Hari ini dolar Australia tercatat 0,2% lebih kuat di 0,6727. Euro yang dipandang sangat rentan terhadap perlambatan ekonomi di China, melayang pada posisi terendah empat bulan untuk berada pada posisi 1,0916. Yuan China bertengger di 6,9677 dalam perdagangan offshore, tepat di bawah posisi tertinggi dalam satu pekan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
23 menit yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
3 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
5 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
14 jam yang lalu
Infografis
10 Mata Uang Terlemah...
10 Mata Uang Terlemah di Dunia Terhadap Dolar Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved