Menkeu Pantau Kondisi Siaga Orange Singapura Terhadap Virus Corona

Rabu, 12 Februari 2020 - 13:11 WIB
Menkeu Pantau Kondisi...
Menkeu Pantau Kondisi Siaga Orange Singapura Terhadap Virus Corona
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, akan terus memantau perkembangan situasi di Singapura setelah negara tersebut meningkat kewaspadaan terhadap wabah virus Corona. Seperti diketahui sejak awal pekan kemarin, Singapura menaikkan status kewaspadaan virus corona dari kuning menjadi oranye yang menandakan penyebaran virus corona sangat serius dan berdampak luas pada kesehatan publik.

Terkait hal itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) langsung mengambil langkah pencegahan dalam mengantisipasi penyebaran virus dengan mengurangi ekspor. Menanggapi hal ini, Menkeu Sri Mulyani mengatakan akan memantau perkembangan terbaru dari negara tetangga tersebut.

"Kami akan monitor situasi di Singapura mengenai masalah corona, nanti kami lihat," ujar mantan Direktur Bank Dunia itu di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

(Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, Kemendag Kurangi Ekspor Melalui Singapura )

Sebelumnya, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kemendag, Kasan Muhri mengatakan pengurangan ekspor Indonesia melalui Singapura dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran wabah corona.

"Jadi kami sudah mengurangi transit, sementara ekspor yang langsung ke negara tujuan terus meningkat jadi menghemat supplai chain juga jika langsung dikirim," katanya.

Ia menambahkan, dulu Singapura masuk sebagai tiga besar negara tujuan ekspor Indonesia, namun kini posisinya di bawah lima. "Tapi ini enggak berdampak signifikan karena posisi teratas tujuan ekspor Indonesia dipegang oleh China," jelas Kasan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lindungi Nyawa Manusia,...
Lindungi Nyawa Manusia, Negara G20 Sepakat Perkuat Kerja Sama Keuangan
Sukses di GSP, Wamendag...
Sukses di GSP, Wamendag Puji Kerja Sama Antar-Kementerian
RI Masuk 92% Negara...
RI Masuk 92% Negara di Dunia yang Ekonominya Krisis Terdampak Corona
Pacu Perdagangan, Pengusaha...
Pacu Perdagangan, Pengusaha Indonesia-Arab Teken Kerja Sama
Menkeu Bebaskan Bea...
Menkeu Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor 73 Jenis Barang Penanganan Covid-19
BKSAP Sebut Seruan Penyelidikan...
BKSAP Sebut Seruan Penyelidikan Asal-usul Virus Corona Perlu Didukung
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
28 menit yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
48 menit yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
54 menit yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
1 jam yang lalu
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved