Impor Baja Masuk Tiga Besar, Jokowi Beri Warning

Rabu, 12 Februari 2020 - 14:17 WIB
Impor Baja Masuk Tiga...
Impor Baja Masuk Tiga Besar, Jokowi Beri Warning
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan bahwa baja masuk dalam tiga besar impor Indonesia, untuk jadi penyumbang terhadap defisit necara perdagangan. Seperti diketahui defisit perdagangan masih terus membayangi, meski pada akhir tahun lalu trennya mengalami penurunan.

“Data yang saya miliki impor baja sudah masuk tiga besar impor negara kita. Ini menjadi tentu saja menjadi salah satu sumber utama defisit neraca perdagangan kita, defisit transaksi berjalan kita,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya baja impor tersebut sebenarnya sudah bisa diproduksi di dalam negeri, namun utilitas pabrik baja dalam negeri sangat rendah.“Ini tidak dapat kita biarkan terus. Kita perlu mendorong industri baja dan besi makin kompetitif, kapasitas produksi makin optimal. Sehingga perbaikan manajemen korporasi, pembaruan teknologi permesinan, terutama di BUMN industri baja terus dilakukan,” ungkapnya.

Namun begitu dia menilai hal tersebut tidaklah cukup karena pengembangan industri baja dan besi terkendala bahan baku yang masih kurang. Maka dari itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan bahan baku untuk industri baja dan besi.

Pertama terang dia, harus memperbaiki ekosistem penyediaan bahan baku baja dan besi. “Mulai dari ketersediaan dan kestabilan harga bahan baku, sampai komponen harga gas yang juga perlu dilihat secara detail,” ujarnya.

Kemudian bahan baku dari hasil tambang nasional juga perlu diprioritaskan. Dengan begitu dapat meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dalam hal ini bukan hanya untuk mengurangi impor tetapi juga bisa membuka lapangan kerja.

“Disamping itu saya juga minta dikaji secara cermat, beberapa regulasi yang mengatur mengenai importase scrap yang tetap memperhatikan adpek kelestarian lingkungan hidup,” paparnya.

Lebih lanjut untuk mendukung industri baja dalam negeri, Jokowi meminta agar harga gas untuk industri segera diputuskan. Dia meminta agar segera direalisasikan Perpres No 40/2016 yang mengatur mengenai harga gas industri yaitu sebesar 6 USD mm dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Terakhir saya minta kalkulasi betul dampak dari impor baja terhadap kualitas maupun persaingan harga dengan baja hasil dari dalam negeri, manfaatkan kebijakan non tarif, penerapan SNI. Sehingga industri baja dalam negeri dan konsumen dapat dilindungi. Jangan justru pemberian SNI yang dilakukan secara serampangan hingga tidak dapat membendung impor baja yang berkualitas rendah,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengingatkan Kembali...
Mengingatkan Kembali Ancaman Impor Baja Murah China
Kondisi Industri Baja...
Kondisi Industri Baja Nasional: Banjir Produk Luar atau Ketergantungan Impor?
Kabar Banjir Baja Impor...
Kabar Banjir Baja Impor Mencuat, Analis Sentil Asosiasi
Jokowi Pede Produksi...
Jokowi Pede Produksi Baja Bisa Tembus 10 Juta Ton Setahun
Sekjen Gapensi Harapkan...
Sekjen Gapensi Harapkan Ada Relaksasi Permen PUPR Nomor 403 Tahun 2002
Kemenperin Dampingi...
Kemenperin Dampingi Tatalogam Group Menuju Era Teknologi 4.0
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
42 menit yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
56 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
1 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
1 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
2 jam yang lalu
Infografis
Para Guru Besar Minta...
Para Guru Besar Minta Audit Investigasi Bansos Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved