Genjot Ekspor dan Investasi, Bea Cukai Jalankan Berbagai Strategi

Rabu, 12 Februari 2020 - 17:21 WIB
Genjot Ekspor dan Investasi,...
Genjot Ekspor dan Investasi, Bea Cukai Jalankan Berbagai Strategi
A A A
JAKARTA - Dalam menjalankan fungsinya sebagai industrial assistance dan trade facilitator, Bea Cukai di beberapa daerah terus berupaya dalam mendorong peningkatan ekspor dengan melakukan berbagai strategi. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi kepada para menteri untuk dapat meningkatkan volume ekspor dan investasi.

Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dalam strateginya membentuk tim klinik ekspor untuk menggali potensi ekspor di daerah serta melakukan sinergi dengan Kementerian Pertanian mengingat salah satu komiditi terbesar di Sumatera adalah sektor pertanian.

“Bea Cukai memiliki klinik ekspor yang menunjang peningkatan ekspor di Sumatera Selatan yang juga telah bekerja sama dengan Bank Indonesia dan LPEI, tim klinik ekspor juga akan membantu melalui visitasi langsung ke perusahaan untuk membantu proses ekspor,“ ujar Sad Wibowo, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Rabu (12/2/2020).

Dalam sinerginya, Bea Cukai dan Karantina mengoptimalkan ekspor dari Sumatera Selatan melalui program Gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) yang telah disosialisasikan pada Selasa (4/2) oleh Karantina Pertanian Kelas I Palembang, bersama seluruh stakeholder agribisnis yang bersinergi untuk meningkatkan ekspor pertanian hingga tiga kali lipat. Kementerian Pertanian sendiri telah menargetkan Sumsel sebagai provinsi pengekspor beras nasional.

Selain beras, komoditas unggulan yang difokuskan untuk ditingkatkan beberapa daerah Sumatera Selatan diantaranya kelapa, kelapa sawit serta turunannya dan sarang burung walet karena komoditas tersebut merupakan komoditas terbaik.

Sementara itu, Bea Cukai Aceh dalam strateginya meningkatkan investasi di Banda Aceh, menggandeng calon investor dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) yakni, Managing Director Petro Gold International LCC, J. P. Goenka, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Porang (Amorphopallus Onchopyllus) dan pembudidayaannya untuk kepentingan ekspor.

Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi menyampaikan bahwa pihaknya membahas secara intens pentingnya perkembangan perekonomian Aceh melalui ekspor yang dilakukan oleh pengusaha dan kemudahan administrasi serta perijinan oleh birokrasi pemerintah daerah. “Diskusi ini sekaligus memberi asistensi kepada beberapa pengusaha industri kecil dan menengah (IKM) dari Aceh yang membidangi produk pertanian lokal, sehingga diharapkan kedepannya Kawasan industri akan semakin banyak di Aceh,” ungkap Safuadi.

Goenka, sebagai salah satu investor UEA merupakan bukti nyata atas tindak lanjut arahan Presiden Jokowi dalam pertemuannya dengan putra mahkota UEA pada pertengahan Januari 2020 lalu. UEA menunjukkan ketertarikan menanam modal untuk pembangunan Aceh. Salah satu alasannya adalah karena Aceh memiliki jumlah penduduk muslim terbanyak. Terkait investasinya, UEA telah menyiapkan Rp319 triliun untuk investasi bagi Kotabaru hingga Aceh.

Selain itu, Bea Cukai Ternate juga dalam upayanya menarik investor, mengunjungi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, pada Senin (3/2) untuk membahas produk sampel yang akan dibawa ke Forum Bisnis di Spanyol.

Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Dicky Hadi Pratama menyampaikan bahwa produk yang akan dibawa ke forum tersebut adalah aromaterapi dan kopi sebagai salah satu komoditi di Maluku yang berpotensi untuk diekspor.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai Ternate dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk terus mendorong peningkatan ekspor khususnya di bidang non-tambang. Diharapkan melalui forum tersebut, juga dapat menarik minat investor di Maluku,” pungkas Dicky.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Hapus Stigma Sarang...
Hapus Stigma Sarang Pungli, Begini Pengakuan Dirjen Bea Cukai
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Bea Cukai Luncurkan...
Bea Cukai Luncurkan Inisiatif Jaminan Nontunai Elektronik: Wujud Transformasi Digital dan Efisiensi Kepabeanan
Purbaya Putuskan Nasib...
Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan, Bakal Dicopot?
Pejabat Bea Cukai Dilaporkan...
Pejabat Bea Cukai Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Kejanggalan Kekayaannya
Berita Terkini
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
15 menit yang lalu
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
1 jam yang lalu
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
1 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
2 jam yang lalu
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved