Jokowi Beri Warning, Menperin: Impor Baja untuk Kebutuhan Industri

Rabu, 12 Februari 2020 - 19:58 WIB
Jokowi Beri Warning,...
Jokowi Beri Warning, Menperin: Impor Baja untuk Kebutuhan Industri
A A A
JAKARTA - Menanggapi warning dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait impor baja yang menjadi penyumbang terbesar ketiga terhadap defisit necara perdagangan, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang menerangkan lantaran produksi dalam negeri belum mencukupi. Menurutnya impor tersebut dilakukan, demi memberikan dukungan terhadap industri lainnya.

"Tapi sekali lagi saya sampaikan bahwa ini untuk mendukung industri baja dan industri-industri lain juga. Sebetulnya impor karena belum bisa diproduksi dalam negeri atau belum cukup industri dalam negeri untuk mensuplai industri hilirnya, maka impor tidak ada salahnya karena pasti ada nilai tambah," ujar Menperin Agus di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Dia pun menyebutkan, impor logam ini kebutuhan impornya adalah sekitar 9 juta. Adapun ketersediaan bahan baku bagi industri baja dan besi menjadi pekerjaan rumah bersama. Menurutnya pemerintah akan hadir dalam rangka membina dan membantu industri baja nasional. "Karena adanya regulasi-regulasi yang dalam tanda petik membatasi scrap logam padahal scrap logam ini sangat dibutuhkan bagi bahan baku, maka ada defisit," jelasnya

Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, baja impor tersebut sebenarnya sudah bisa diproduksi di dalam negeri, namun utilitas pabrik baja dalam negeri sangat rendah. Terang dia hal ini tidak bisa dibiarkan terus karena menjadi salah satu sumber utama defisit neraca perdagangan.

"Ini tidak dapat kita biarkan terus. Kita perlu mendorong industri baja dan besi makin kompetitif, kapasitas produksi makin optimal. Sehingga perbaikan manajemen korporasi, pembaruan teknologi permesinan, terutama di BUMN industri baja terus dilakukan," ungkap Jokowi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenperin Dampingi...
Kemenperin Dampingi Tatalogam Group Menuju Era Teknologi 4.0
SNI Wajib Profil Baja...
SNI Wajib Profil Baja Ringan, Senjata Ampuh Adang Gempuran Impor
Mengingatkan Kembali...
Mengingatkan Kembali Ancaman Impor Baja Murah China
Kabar Banjir Baja Impor...
Kabar Banjir Baja Impor Mencuat, Analis Sentil Asosiasi
Kondisi Industri Baja...
Kondisi Industri Baja Nasional: Banjir Produk Luar atau Ketergantungan Impor?
Peningkatan Impor Bahan...
Peningkatan Impor Bahan Baku Baja Menunjukkan Industri Nasional Tumbuh
Berita Terkini
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
24 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
48 menit yang lalu
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
1 jam yang lalu
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
1 jam yang lalu
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
1 jam yang lalu
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
1 jam yang lalu
Infografis
Benarkan AS Beri Ukraina...
Benarkan AS Beri Ukraina Senjata Nuklir untuk Melawan Rusia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved