Bulog Sediakan 500 Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar Ramadhan
Kamis, 27 Februari 2020 - 17:35 WIB
Bulog Sediakan 500 Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar Ramadhan
A
A
A
JAKARTA - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) akan menyediakan pasokan beras sebanyak 500 ribu ton dalam operasi pasar selama Ramadhan 2020. Jumlah beras tersebut merupakan bagian dari pasokan yang dimiliki Bulog saat ini, sebesar 1,7 juta ton.
"Bulog akan mengeluarkan sekitar 500 ribu ton dari pasokan 1,7 juta ton. Jumlah 500 ribu ton ini untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Lebaran, dengan belum ada panen satu atau dua bulan kedepan," terang Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Buwas menjamin bahwa pasokan beras Bulog akan tetap terjaga meskipun pihaknya saat ini tengah melakukan ekspor beras. Selain itu, Bulog juga sudah tidak memasok beras untuk rastra serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
"Kita sudah siap menghadapi ini semua, karena sekarang kan sudah tidak ada rastra dan BPNT. Dan kita tetap melakukan stabilisasi harga maka itu, kita tetap melakukan operasi pasar," sambungnya.
Dari data yang dimiliki Bulog, mantan Kepala BNN ini menyebut, harga beras hingga saat ini masih cukup stabil di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami (Bulog) juga memantau setiap pusat penjualan beras dan kami masih memiliki pasokan yang cukup memadai," tandasnya.
"Bulog akan mengeluarkan sekitar 500 ribu ton dari pasokan 1,7 juta ton. Jumlah 500 ribu ton ini untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Lebaran, dengan belum ada panen satu atau dua bulan kedepan," terang Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Buwas menjamin bahwa pasokan beras Bulog akan tetap terjaga meskipun pihaknya saat ini tengah melakukan ekspor beras. Selain itu, Bulog juga sudah tidak memasok beras untuk rastra serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
"Kita sudah siap menghadapi ini semua, karena sekarang kan sudah tidak ada rastra dan BPNT. Dan kita tetap melakukan stabilisasi harga maka itu, kita tetap melakukan operasi pasar," sambungnya.
Dari data yang dimiliki Bulog, mantan Kepala BNN ini menyebut, harga beras hingga saat ini masih cukup stabil di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami (Bulog) juga memantau setiap pusat penjualan beras dan kami masih memiliki pasokan yang cukup memadai," tandasnya.
(ven)
Lihat Juga :