COVID-19 Hantam Sektor Bisnis, Warren Buffett: Bukan Alasan Menjual Saham

Kamis, 27 Februari 2020 - 18:03 WIB
COVID-19 Hantam Sektor...
COVID-19 Hantam Sektor Bisnis, Warren Buffett: Bukan Alasan Menjual Saham
A A A
NEW YORK - Chairman dan CEO Berkshire Hathaway (BRK-A, BRK-B) Warren Buffett mengatakan, bahwa kejatuhan pasar saham seperti yang disaksikan saat ini usai dihantam wabah virus corona menjadi hal baik baginya. Meski virus Corona (COVID-19) mempengaruhi banyak sektor bisnis, namun menurutnya bukan menjadi alasan untuk menjual saham.

"Kami adalah pembeli saham sepanjang waktu. Kebanyakan orang menyukai untuk menyimpan, maka mereka harus pergi markets saat pasar turun. Ini saatnya membeli (saham) dengan harga yang lebih rendah," ujar Warren Buffett kepada CNBC.

Komentar Buffett dilontarkan saat Dow Jones turun sekitar 800 poin atau 3%. Sejak awal pekan, saham di seluruh dunia mengalami kejatuhan akibat wabah virus corona yang menyebarnya terus meningkat. Kondisi ini memburuk ketika ketakutan bahwa ekonomi global bakal terdampak terus mencuat dan menjadi perhatian para pelaku pasar.

Lebih lanjut Buffett menerangkan, bahwa dirinya secara khusus bukanlah spesialis atau orang yang ahli mengenaik virus Corona (COVID-19). Namun Ia memperingatkan bahwa,"pengaruhnya secara persentase terhadap sektor bisnis akan signifikan".

Namun Ia menegaskan kembali, bahwa investor seharusnya lebih fokus pada jangka panjang, bukan jangka pendek. "Jika Anda membeli sebuah bisnis, dan itu adalah saham... Anda akan memilikinya selama 10 atau 20 tahun," katanya.

"Pertanyaan sebenarnya adalah: 'Apakah Outlook 10 tahun atau 20 tahun untuk bisnis Amerika berubah dalam 24 jam terakhir atau 48 jam?," ungkap Buffett yang juga mencatat bahwa banyak saham di portofolio Berkshire Hathaway telah berada di sana selama beberapa dekade.

'Apapun Bisa Terjadi Pada Harga Saham Besok'


Dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway, yang dirilis pada hari Sabtu, Buffett mengutarakan bahwa dia mengharapkan saham bisa mengalahkan Obligasi seiring berjalannya waktu. "Apa pun bisa terjadi pada harga saham besok. Sesekali, akan ada kejatuhan besar di pasar, mungkin besarannya 50% atau bahkan lebih besar," ujarnya.

'Aksi Jual Adalah Peluang Membeli'

Kemudian kepada CNBC, Buffett mencatat bahwa aksi jual pada pasar yang mencapai sekitar 3% yang terjadi hampir tak terhitung jumlahnya dalam sejarah. Dan mereka akhirnya, ternyata menjadi kesempatan.

"Saya tidak bisa memikirkan satu (3% Sell-off) Anda seharusnya membeli. Bagaimana bisa ini menjadi berita buruk kecuali Anda harus menjual? Kami pasti tidak akan menjual," terang Buffet.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Bagaimana Cara Memilih...
Bagaimana Cara Memilih Saham yang Halal? Ikuti Webinar Gratis MNC Sekuritas: Live Demo Memilih Saham Syariah
Tabungan Anak Bikin...
Tabungan Anak Bikin Wanita Cantik Ini Tertarik Investasi Saham Syariah
Yuk Bahas Investasi...
Yuk Bahas Investasi Saham Syariah di IG Live MNC Sekuritas Bedah Saham Syariah!
Pagi Memerah, IHSG Rebound...
Pagi Memerah, IHSG Rebound pada Penutupan Perdagangan Sesi I
Siap-siap! Halloween...
Siap-siap! Halloween Menjelang, Saatnya Berburu Saham
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
25 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
55 menit yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
1 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved