Menkeu Pastikan Insentif Pariwisata untuk Pikat Wisman Ditunda

Rabu, 04 Maret 2020 - 16:56 WIB
Menkeu Pastikan Insentif...
Menkeu Pastikan Insentif Pariwisata untuk Pikat Wisman Ditunda
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan penundaan pemberian insentif pariwisata yang ditujukan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Langkah ini diambil menyusul masuknya virus corona Covid-19 ke Indonesia yang mengakibatkan dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pemberian insentif pariwisata nantinya akan disesuaikan setelah wabah virus corona mereda dan situasi kembali kondusif.

"Nanti kita lihat, timing apalagi berhubungan dengan trip kita harus menyesuaikan berdasarkan perkembangan munculnya virus corona di sini," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Menurut dia, penundaan ini dilakukan untuk meminimalisir risiko yang akan terjadi.

Senada, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyatakan, keputusan penundaan pemberian insentif dan promosi ke beberapa negara yang terdampak wabah corona merupakan bentuk peninjauan kembali terhadap rencana promosi dan insentif sektor pariwisata.

“Kita sudah putuskan untuk menunda promosi dan insentif mendatangkan wisman di negara-negara yang saat ini terkena dampak virus corona seperti Korea Selatan, Jepang, Iran, Italia, dan lain-lain, dimana sudah dilakukan kepada China sebelumnya,” jelas Wishnutama, Rabu (4/3/2020).

Wishnutama melanjutkan, langkah tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat Indonesia, dimana pemerintah juga terus melakukan upaya maksimal untuk mencegah agar jangan sampai titik awal penularan meluas menjadi sebuah wabah di dalam negeri.

“Hal ini tidak hanya untuk menjaga keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, tapi juga kondusivitas ekosistem pariwisata Indonesia secara menyeluruh,” katanya.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas di kantor Presiden Jakarta, Selasa (25/2), pemerintah menyepakati rencana pemberian insentif untuk wisman, dimana pemerintah memberikan alokasi tambahan sebesar Rp298,5 miliar.

Insentif tersebut terdiri dari Insentif Airlines dan Travel Agent, Insentif dalam skema Joint Promotion, kegiatan promosi pariwisata serta familiarization trip (famtrip) dan influencer.

Insentif yang diberikan untuk pasar mancanegara rencananya akan diarahkan ke pasar-pasar wisman yang memiliki average spending per arrival (ASPA) alias belanja wisatawan yang tinggi.

Adapun pasar wisman yang memiliki ASPA tinggi, seperti Australia sebesar USD1.800, Timur Tengah USD2.200, serta pasar lainnya seperti Amerika, Eropa, dan Asia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wishnutama : Penurunan...
Wishnutama : Penurunan Kunjungan Wisman Sesuai Perkiraan
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
Tiga Aspek Ini Kunci...
Tiga Aspek Ini Kunci Bangkitkan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19
Industri Wisata Bali...
Industri Wisata Bali Bidik Pasar Wisman Terdekat Saat New Normal
Sudah Terapkan Protokol...
Sudah Terapkan Protokol Kesehatan, Bali Masih Pikir-pikir Undang Wisman
Pariwisata Diproyeksi...
Pariwisata Diproyeksi Melonjak di 2021, Kemenparekraf Dorong Kesiapan Industri Pariwisata
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
3 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
3 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
3 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved