Edhy Prabowo Lepas Ekspor 53 Ton Rumput Laut Kering ke China

Kamis, 05 Maret 2020 - 02:15 WIB
Edhy Prabowo Lepas Ekspor...
Edhy Prabowo Lepas Ekspor 53 Ton Rumput Laut Kering ke China
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, melepas ekspor 53 ton rumput laut kering dari Batam, Kepulauan Riau ke China. Pelepasan ekspor senilai lebih dari Rp159 juta itu diakui tidak mengalami kendala, meski virus corona sedang melanda beberapa wilayah Negeri Tirai Bambu.

Selain itu, dipastikan pengiriman rumput laut kering ke China tidak mengalami kendala karena daerah tujuan pengiriman bukan zona merah virus corona. "Alhamdulillah tidak ada kesulitan dan ekspor terus berjalan," ujar Edhy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Rumput laut kering yang diekspor ini merupakan hasil produksi PT Kencana Bumi Sukses. Dalam sebulan, perusahaan ini bisa menghasilkan 200 ton rumput laut kering. Perusahaan milik Wahyudi ini juga termasuk aktif mengirimkan rumput laut ke China, Vietnam dan Singapura.

Sepanjang tahun lalu, total ekspornya mencapai 1.371 ton dengan nilai Rp4,48 miliar. Sedangkan ekspor hari ini, merupakan ketiga kalinya selama Februari 2020 dan semuanya dikirim ke China.

Edhy pun mengapresiasi langkah BKIPM Batam yang mau jemput bola ke pelaku usaha, sehingga proses ekspor rumput laut kering jadi lebih mudah. Soal masih adanya kendala lahan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda dan kementerian lain untuk mencari jalan keluar.

"Mencari rumput laut tadinya tak menarik minat masyarakat Batam. Alasannya, harga jual komoditas tersebut begitu murah. Namun sejak adanya usaha rumput laut kering, masyarakat mulai tertarik mencari rumput laut," ungkap Edhy.

Harganya pun merangkak naik. Ada sekitar 300 nelayan yang menggeluti bidang ini sekarang. "Tadinya rumput laut ini tidak laku, ini belum dibudidaya loh sudah bisa ekspor. Seaindanya sudah di budidaya apalagi," tambahnya.

Menurut Edhy, rumput laut Batam sangat potensial dikembangkan menjadi budidaya. Jumlahnya mencapai 5.000 ton, namun yang termanfaatkan baru 2%. Sehingga ia mendorong masyarakat dan pemda dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Di samping itu, Edhy mengharapkan KKP melakukan terobosan-terobosan yang bertujuan mempermudah proses budidaya di tengah masyarakat. Dengan begitu, perputaran ekonomi berjalan maksimal dan penghasilan masyarakat bisa meningkat.

"Seluruh kedirjenan KKP, saya minta segera melakukan terobosan-terobosan yang hasilnya sampai ke masyarakat. Turun langsung, tanya masalahnya apa, lalu cari jalan keluarnya. Kenapa? Yang kita inginkan adalah pertumbuhan ekonomi, dan Kelautan dan Perikanan punya potensi luas dan besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Menteri Kelautan...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Penyuap Mantan Menteri...
Penyuap Mantan Menteri Kelautan Perikanan Edhy Prabowo Divonis Hari Ini
Mantan Menteri Kelautan...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara
Pengganti Edhy Prabowo...
Pengganti Edhy Prabowo Harus Punya Rekam Jejak Baik dan Berpihak kepada Nelayan
Edhy Prabowo Ucapkan...
Edhy Prabowo Ucapkan Selamat ke Sakti Wahyu Trenggono
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
China Kelabakan, Pelabuhan...
China Kelabakan, Pelabuhan Terusan Panama Dijual ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved