Rupiah Berpeluang Kembali Menguat di Kisaran Rp13.990-Rp14.200/USD
Kamis, 05 Maret 2020 - 09:33 WIB
Rupiah Berpeluang Kembali Menguat di Kisaran Rp13.990-Rp14.200/USD
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi masih akan menguat pada perdagangan hari ini. Adapun sentimen utamanya berasal dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed yang secara tiba-tiba mengambil langkah darurat. Ketua The Fed Jerome 'Jay' Powell dan kolega memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.
Tidak tanggung-tanggung, Federal Funds Rate langsung dipotong 50 basis poin (bps) menjadi 1-1,25%. Sebelumnya rupiah sendiri merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD.
Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan ekonomi AS tetap kuat. Namun virus corona menimbulkan risiko yang berevolusi terhadap aktivitas ekonomi. "Mengingat risiko-risiko ini dan dalam mendukung pencapaian pekerjaan maksimum dan sasaran stabilitas harga," kata Ibrahim di Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Dia pun melanjutkan Bank Indonesia (BI) harus mengambil langkah cepat guna membantu roda perekonomian akan terpacu lebih cepat akibat wabah virus corona. "Rupiah kemungkinan masih akan menguat di level Rp13.990 hingga Rp14.200/USD," katanya.
Sebelumnya kurs rupiah terhadap USD pada akhir perdagangan, Rabu (4/3) kemarin ditutup menguat untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalami tekanan. Perlahan tapi pasti, kurs rupiah berangsur pulih saat dolar AS cenderung bergerak mendatar terhadap mata uang utama lainnya.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD. Laju positif kurs rupiah di tengah pekan bergerak pada kisaran Rp14.100 hingga Rp14.220/USD .
Tidak tanggung-tanggung, Federal Funds Rate langsung dipotong 50 basis poin (bps) menjadi 1-1,25%. Sebelumnya rupiah sendiri merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD.
Direktur Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan ekonomi AS tetap kuat. Namun virus corona menimbulkan risiko yang berevolusi terhadap aktivitas ekonomi. "Mengingat risiko-risiko ini dan dalam mendukung pencapaian pekerjaan maksimum dan sasaran stabilitas harga," kata Ibrahim di Jakarta, Kamis (5/3/2020).
Dia pun melanjutkan Bank Indonesia (BI) harus mengambil langkah cepat guna membantu roda perekonomian akan terpacu lebih cepat akibat wabah virus corona. "Rupiah kemungkinan masih akan menguat di level Rp13.990 hingga Rp14.200/USD," katanya.
Sebelumnya kurs rupiah terhadap USD pada akhir perdagangan, Rabu (4/3) kemarin ditutup menguat untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalami tekanan. Perlahan tapi pasti, kurs rupiah berangsur pulih saat dolar AS cenderung bergerak mendatar terhadap mata uang utama lainnya.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp14.105/USD di akhir sesi atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp14.275/USD. Laju positif kurs rupiah di tengah pekan bergerak pada kisaran Rp14.100 hingga Rp14.220/USD .
(akr)