Gubernur BI Akui Perbaikan Ekonomi Tidak Bisa Cepat

Rabu, 11 Maret 2020 - 14:04 WIB
Gubernur BI Akui Perbaikan...
Gubernur BI Akui Perbaikan Ekonomi Tidak Bisa Cepat
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui bahwa perbaikan ekonomi Indonesia tidak bisa dilakukan secara cepat. Menurut dia, perbaikan ekonomi harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Dalam prospek perbaikan ekonomi domestik tidak secepat perkiraaan karena perbaikan kinerja ekonomi Indonesia akan berlanjut. Pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi dengan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang terjaga," ujar Perry di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Dia melanjutkan, dalam jangka menengah prospek ekonomi Indonesia akan semakin membaik. Pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi dengan defisit transaksi berjalan menurun dan inflasi tetap terjaga rendah. "Ini kita ingin membuktikan menuju Indonesia maju dengan pendapatan lebih tinggi di 2045," jelasnya.

Dia pun menambahkan, kebijakan reformasi struktural yang konsisten perlu dilakukan. Terdapat empat kebijakan agar bisa melakukan reformasi struktural. Salah satunya membuat infrastruktur terkoneksi yang kawasan ekonomi seperti industri pariwisata dan UMKM dengan jaringan distribusi.

Selain itu adalah regulasi untuk mendorong investasi dan lapangan kerja, lalu hilirisasi sumber daya alam ke manufaktur yang berdaya saing serta yang keempat adalah kualitas sumber daya manusai baik kompetensi kehakian maupun penguasaan iptek. "Kita menentukan proyek-proyek strategis dalam menuju Indonesia maju," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
BI Optimistis Ekonomi...
BI Optimistis Ekonomi Indonesia Capai 5,5% di 2024
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9%–5,7% di 2026
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Ramalan Bos BI: Ekonomi...
Ramalan Bos BI: Ekonomi Indonesia 2024 Tumbuh di Kisaran 4,7-5,5%
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved