Akibat Corona, Pemesanan Tiket ke Luar Negeri Anjlok 70%

Jum'at, 13 Maret 2020 - 03:21 WIB
Akibat Corona, Pemesanan...
Akibat Corona, Pemesanan Tiket ke Luar Negeri Anjlok 70%
A A A
JAKARTA - Jaringan Penerbangan Indonesia (JAPRI) menyatakan jumlah pemesanan tiket pesawat untuk penerbangan dari Indonesia ke luar negeri turun hingga 70%. Pemesanan tiket penerbangan domestik juga turun hingga 30%. Kondisi tersebut disebabkan oleh merebaknya wabah virus corona.

"Kalau untuk persentase penurunan, data yang saya punya, penerbangan internasional yang keluar dari Indonesia turun 70% demand-nya. Kalau domestik juga turun lumayan terpukul sekitar 30%," kata Anggota JAPRI, Baron Husein dalam konferensi pers Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (Perdospi) di Tangerang, Kamis (12/3/2020).

Baron menambahkan, catatan rata-rata penurunan pembelian tiket pesawat itu diperkirakan bisa terus terjadi, bukan hanya sampai pertengahan tahun, tetapi juga hingga akhir tahun ini.

"Ini dilihat dari penjualan tiket secara keseluruhan dan tidak hanya dilihat untuk besok tapi forecast, ada yang sampai Juni, dan beberapa (maskapai) hingga akhir tahun," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota JAPRI lainnya, Gerry Soejatman, mengatakan akibat penurunan permintaan itu, sejumlah maskapai, baik dalam maupun luar negeri, melakukan pembatalan penerbangan.

"Pembatalan terjadi akibat demand yang jatuh. Korean Air sudah grounded 100 pesawat dari 150 armadanya yang tentu berpengaruh terhadap pembatalan penerbangan, Cathay Pacific kurangi frekuensi penerbangan dari 3 kali sehari jadi 1 kali sehari (ke Indonesia), Thai Airways kalau tidak salah berencana membatalkan semua penerbangan ke Jakarta. Maskapai Indonesia juga sudah ada yang membatalkan penerbangan," ungkap Gerry.

Menurut Gerry, penurunan permintaan ini tentu berdampak terhadap kinerja maskapai. Untuk maskapai nasional, sebenarnya masih bisa ditopang dengan penerbangan domestik. "Namun, masyarakat sebagai konsumen harus dipastikan bahwa bepergian dengan pesawat itu aman dari penyebaran virus corona," tegas Gerry.

Terkait masalah ini, Perdospi akan mengadakan focus group discussion (FGD) bersama stakeholders penerbangan guna memfasilitasi perjalanan yang sehat di tengah wabah virus corona.

Ketua Umum Perdospi, Wawan Mulyawan, menyampaikan target utama FGD ini adalah agar bagaimana masyarakat tetap berani menggunakan pesawat terbang di tengah pendemi virus corona.

"Karenanya tagline yang kita pakai adalah if you sick don't fly. Tagline ini ingin kita endorse kepada masyarakat supaya masyarakat yang sehat yakin kalau dia terbang dia tidak akan tertular. Kalau orang-orang di pesawat adalah orang-orang sehat, maka yang lain yang sehat yakin untuk terbang," terang Wawan.

Selain itu, ujar Wawan, pihaknya juga akan menurunkan petugas pengawasan infeksi virus korona di wilayah bandara. Anggotanya terdiri atas dokter-dokter spesialis kedokteran penerbangan dan calon-calon dokter penerbangan yang sedang menempuh pendidikan.

"Mereka akan beratribut khusus bertugas berkeliling di bandara dan mengawasi masyarakat serta stakeholders di bandara agar mereka menerapkan pencegahan virus korona yang tepat, seperti informasi dan penggunaan hand sanitizer, cara mencuci tangan, atau terkait ada keluhan, dan lain-lain," papar Wawan.

Dia menambahkan, pihaknya segera mengajukan perizinan kepada otoritas bandar udara perihal petugas pengawasan infeksi yang nantinya mengenakan pakaian khusus.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Qantas Dihukum Denda...
Qantas Dihukum Denda Rp1 Triliun atas Skandal Penerbangan Hantu
Penumpang Meninggal...
Penumpang Meninggal karena COVID-19, Penerbangan United Airlines Kacau
Jamin Keselamatan Penumpang,...
Jamin Keselamatan Penumpang, Garuda Selalu Lakukan Perawatan Pesawat
Mei, Penerbangan Domestik...
Mei, Penerbangan Domestik hanya Angkut 90 Ribu Penumpang
Pengetatan Syarat Penerbangan...
Pengetatan Syarat Penerbangan Dinilai Sebagai Bentuk Perlindungan
Heboh Penumpang Pesawat...
Heboh Penumpang Pesawat Punya Tiket tapi Nggak Ada Bangkunya
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
22 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan S2 dengan...
10 Jurusan S2 dengan Gaji Paling Tinggi di Luar Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved