Tips Kelola Keuangan Kunci Setop Gaya Hidup Boros dan Duniawi

Sabtu, 14 Maret 2020 - 21:27 WIB
Tips Kelola Keuangan...
Tips Kelola Keuangan Kunci Setop Gaya Hidup Boros dan Duniawi
A A A
Sering mengalami ’’kanker’’ alias kantong kering di akhir bulan? Bisa jadi itu akibat gaya hidup boros untuk hal-hal yang tidak penting. Sehabis gajian dan bergaya hidup hedon pada awal bulan, sesudahnya harus mengencangkan ikat pinggang di akhir bulan.

Lantas, bagaimana agar bisa menyetop gaya hidup boros? Perencanaan keuangan yang baik harusmulai dirancang. Untuk menghindari kehidupan duniawi yang banyak menguras saldo rekeningmu, tidak ada salahnya kita membuat perencanaan keuangan sejak jauh-jauh hari.

Karena banyak manfaatnya bila angka dalam rekeningmu tak banyak berkurang dan malah bertambah, seperti bisa membayar utang atau kewajiban, membantu orang tua hingga membeli aset tanah, rumah dan lainnya Berikut, tips mengelola keuangan agar menjadi sultan di masa depan.

Rancang Daftar Prioritas

Saat menjalani kehidupan pergaulan, tidak sedikit dari kita yang mengalami bahwa kebutuhan menjadi sangat banyak. Mulai dari kebutuhan minum kopi cantik bersama teman-teman. Plesiran ke tempat wisata eksotik untuk kebutuhan sosial media, hingga bergaya OOTD di tempat bekerja atau tongkrongan yang banyak dijadikan momen mengganti pakaian yang usang.

Di sini, kamu perlu membuat daftar prioritas. Mana kebutuhan yang bisa ditunda atau dicicil pengeluarannya, mana yang memang harus dikeluarkan saat itu juga. Misalnya saat ingin nongkrong, kamu bisa mulai menabung dana dengan menghindari tempat fancy atau mahal. Pilihan tempat bergaul bisa dilakukan di tempat yang murah meriah seperti kantor atau taman.

Begitu juga saat mengeluarkan dana untuk kebutuhan sehari-hari. Pastikan ikat pinggang kamu cukup kuat untuk menahan diri dari tawaran berfoya-foya secara menerus dari sahabat, keluarga, atau pun rekan kerja.

Rajin Berburu Promo

Tak cukup mampu menghindari kehidupan duniawi? Berita baik untuk kamu adalah aktivitas promosi online yang hadir di mana-mana. Buat kamu yang rajin mencari promo, kamu bisa mengunduh Cashbac , aplikasi yang memberikan instant rewards dari ribuan merchant. Merchant mulai dari restoran seperti McDonald’s, The Duck King, Seribu Rasa, Sour Sally, Penang Bistro, Raa Cha, hingga lifestyle brand seperti Kidzania, Masterpiece Karaoke, dan Anna Wijaya Salon telah terhubung dengan Cashbac.

Selain instant rewards yang otomatis didapat ketika bertransaksi ini tidak memiliki masa berlaku, aplikasi Cashbac juga telah terhubung langsung dengan kartu kredit, debit atau e-money sebagai metode transaksi. Aplikasi ini pun bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari atau menjawab undangan buka puasa bersama. Jika diakumulasi selama sebulan, tentu rewards yang kamu dapat sangatlah bermanfaat. Jadi kamu tetap up to date dengan perkembangan kehidupan pergaulan tanpa khawatir dengan saldo yang terus berkurang.

Bijak Memanfaatkan THR dan Bonus

Bonus performa kerja, THR ataupun asupan dana dari orang tua memang selalu dinanti dan sangat membantu. Namun jangan terbuai dan menggunakan bonus dengan tidak bijak. Sebaiknya, tantanglah diri untuk menahan diri dari nafsu menghabiskan bonus seketika. Simpan bonus di awal untuk menabung dan investasi. Percaya lah, kamu bisa tersenyum di akhir bulan hingga masa mendatang atau mendengar curhatan teman yang tengah mengalami kesulitan keuangan karena gaya hidup hedonis jika mengecek nominal tabungan.

Selain itu, untuk kebutuhan sehari-hari pastikan kamu menggunakan uang bulanan secara bijak Sisihkan 10% dari gaji kamu untuk menguatkan pondasi keuangan kamu secara lebih baik.

Terapkan Prinsip Berhemat Ala China

Warga China sangat terkenal pandai berhemat. Bahkan, mereka dikenal tak akan berfoya-foya sebelum mencapai keuangan yang sehat. Prinsip ini ada baiknya untuk diikuti. Hitungannya, kamu bisa berjuang dua sampai tiga bulan, untuk memenuhi target dan kebutuhan di masa mendatang. Ketika mendapatkan penghasilan, mereka tak segan-segan menyisihkan sebagian besar uang mereka untuk menabung atau pun berinvestasi. Bahkan, mereka tak segan akan menyisihkan penghasilannya hingga 50% untuk berinvestasi.

Selain berani berkorban, kunci sukses mereka adalah kedisiplinan dan komitmen. Sebelum mereka mencapai apa yang ditargetkan, masyarakat yang terkenal gigih dalam bekerja ini akan menjaga komitmennya. Dengan cara ini, diharapkan kamu bisa mengumpulkan dana yang cukup besar di masa mendatang. Dengan itu, menjadi sultan di suatu saat nanti bukanlah hal yang tidak mungkin.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Rakor...
Kemendagri Gelar Rakor Sekda dan Kepala Bappeda, Selaraskan Program Pusat-Daerah
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Bendahara Daerah Diingatkan...
Bendahara Daerah Diingatkan Berani Tolak Pembayaran Tak Sesuai Prosedur
Edukasi Pengelolaan...
Edukasi Pengelolaan Keuangan
Audit, Akuntabilitas...
Audit, Akuntabilitas dan Pengelolaan Keuangan Negara
Perlunya Pengelolaan...
Perlunya Pengelolaan Keuangan di Masa Pandemi
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
8 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
40 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
Misteri Batu Hidup yang...
Misteri Batu Hidup yang Tumbuh dan Bergerak Belum Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved