alexametrics

Ekonom Sarankan BI Turunkan Suku Bunga Merespon Kebijakan The Fed

loading...
A+ A-
JAKARTA - Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve melakukan kebijakan darurat dengan memangkas suku bunga (Fed Fund Rates) menjadi 0%-0,25% dari sebelumnya 1%-1,25% dalam mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi corona.

Ekonom dari Bank BNI, Ryan Kiryanto, menyarankan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan merespon kebijakan The Fed. Baca: The Fed Pangkas Suku Bunga dan Luncurkan Program USD700 Miliar Atasi Dampak Corona

"Penurunan suku bunga The Fed yang drastis menjadi 0%-0,25%, boleh jadi akan diikuti bank-bank sentral negara lain, termasuk Bank Indonesia. Dengan ekspektasi inflasi 2020 financial years masih on the target 2,5% plus minus 1%, memberikan ruang bagi BI dalam Rapat Dewan Gubernur minggu depan untuk menurunkan BI rate 25 bps menjadi 4,5%," terang Ryan saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (16/3/2020).



Ryan menambahkan, justru dengan BI menurunkan suku bunga (BI rate) akan memacu perekonomian melalui jalur supply side (sektor perbankan sebagai lembaga intermediaris). Apalagi pada Februari 2020, neraca dagang mencatat surplus di atas USD2 miliar, maka penurunan BI rate tidak akan memberi tekanan kepada rupiah.

"Apalagi bank-bank sentral negara-negara lain juga cenderung akan mengikuti langkah The Fed," analisanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top