alexametrics

Ekonomi Bisa Melorot ke 0% Jika Wabah Corona Berkepanjangan

loading...
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ekonomi Indonesia akan terus tertekan. Hal ini sehubungan masifnya penyebaran virus corona (Covid-19). Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di level 2,5-0%.

Menkeu menuturkan, banyak lembaga internasional yang sudah membuat skenario pelemahan pertumbuhan ekonomi global sebagai dampak corona. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga telah membuat skenario dengan memperhitungkan sejumlah faktor seperti durasi wabah corona, dampaknya terhadap perdagangan internasional, penerbangan, hotel, konsumsi rumah tangga, disrupsi tenaga kerja, hingga harga minyak dunia yang turun drastis.

Dengan skenario yang paling moderat, kata Menkeu, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini masih bisa mencapai di atas 4%. "Namun, jika masalahnya jauh lebih berat, dimana durasi Covid-19 lebih dari 3-6 bulan, dan kemungkinan terjadinya lock down, dan perdagangan internasional turun di bawah 30%, maka skenario bisa lebih dalam. Pertumbuhan ekonomi bisa 2,5% bahkan 0%," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (20/3/2020).



Dia melanjutkan, dengan adanya dinamika wabah Covid-19 ini maka Kementerian Keuangan akan mengubah beberapa asumsi makro ekonomi di Indonesia.

Menkeu menambahkan, penananganan Covid-19 akan dilakukan terus sampai ditemukan vaksin antivirus. Jika bisa dilakukan dengan cepat, maka akan memperpendek pelemahan ekonomi.

"Jadi kami lakukan persiapan berdasarkan kondisi. Ini fokus yang kami lakukan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk bisa membantu dengan maksimal," jelasnya
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top