Rupiah Terus Merosot, CORE: Pemerintah Tak Punya Alat Redam Pelemahan
Senin, 23 Maret 2020 - 10:51 WIB
Rupiah Terus Merosot, CORE: Pemerintah Tak Punya Alat Redam Pelemahan
A
A
A
JAKARTA - Ekonom CORE Piter Abdullah menilai pemerintah tidak memiliki alat untuk meredam rupiah yang saat ini terus mengalami pelemahan. Adapun rupiah hingga saat ini sudah berada Rp16.550 per dolar Amerika Serikat (USD).
"Pemerintah tidak punya tools untuk meredam pelemahan rupiah. Adapun BI saat ini memiliki kemampuan sangat terbatas," ujar Piter Abdullah saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (23/3/2020)
Dia melanjutkan, intervensi valas oleh BI tidak bisa terus menerus dilakukan karena akan menguras cadangan devisa. Sebagai informasi, BI sudah berkali-kali melakukan intervensi pada rupiah dalam menjaga fundamental ekonomi. "Pelemahan rupiah sulit dibendung," tegasnya.
Dia menambahkan, masih merebaknya penjangkitan virus corona memunculkan keyakinan pasar kalau wabah belum akan segera berakhir. Sentimen yang ada di pasar menurutnya masih tetap negatif. "Selama sentimen masih negatif akibat ketidakpastian corona, tekanan pelemahan rupiah masih akan besar," tandasnya.
"Pemerintah tidak punya tools untuk meredam pelemahan rupiah. Adapun BI saat ini memiliki kemampuan sangat terbatas," ujar Piter Abdullah saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (23/3/2020)
Dia melanjutkan, intervensi valas oleh BI tidak bisa terus menerus dilakukan karena akan menguras cadangan devisa. Sebagai informasi, BI sudah berkali-kali melakukan intervensi pada rupiah dalam menjaga fundamental ekonomi. "Pelemahan rupiah sulit dibendung," tegasnya.
Dia menambahkan, masih merebaknya penjangkitan virus corona memunculkan keyakinan pasar kalau wabah belum akan segera berakhir. Sentimen yang ada di pasar menurutnya masih tetap negatif. "Selama sentimen masih negatif akibat ketidakpastian corona, tekanan pelemahan rupiah masih akan besar," tandasnya.
(fjo)