alexametrics

Jaga Pasokan Listrik Jatim-Jabar Selama Pandemi Corona, PLN Siagakan 7.383 Personil

loading...
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) mendukung penanganan dan penanggulangan virus corona (Covid-19) dengan menyiagakan ribuan personilnya untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal. Kehandalan pasokan listrik sangat dibutuhkan khususnya untuk rumah-rumah sakit yang menangani Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun yang sudah positif terjangkit corona.

Di masa tanggap darurat Covid-19 ini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur misalnya menyiagakan 1.510 personil kelistrikan yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UID Jawa Timur. Khusus di Provinsi Jawa Timur, PLN telah melakukan pengecekan dan pengawasan khusus terhadap pasokan listrik untuk 47 rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di seluruh Provinsi Jawa Timur, 17 diantaranya terdapat di Surabaya, termasuk RSUD Dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga yang menjadi rumah sakit rujukan utama.

"Pengecekan yang dilakukan meliputi pengecekan sistem suplai, jaringan, hingga alat ukur untuk masing-masing RS rujukan," tutur General Manager PLN UID Jawa Timur Bob Saril dalam siaran pers, Selasa (24/3/2020).



Sesuai Standard Operational Procedure (SOP), pasokan listrik untuk rumah sakit besar akan dipasok dari dua sumber, sehingga apabila sumber listrik utama mengalami gangguan maka langsung dipindahkan ke sumber listrik cadangan. "Tidak hanya rumah sakit, karena sekarang kita sedang diimbau untuk melakukan social distancing, maka aktivitas di rumah pasti meningkat, listriknya tentu harus kita jaga juga," tambah Bob.

Selama masa siaga Covid-19 ini, petugas PLN juga telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) termasuk masker, sarung tangan dan hand sanitizer. Petugas juga bekerja dengan menjaga social distancing. Pengaturan jarak antar petugas dan juga dengan orang lain di lapangan diterapkan oleh petugas PLN saat menjalankan tugasnya.

Selain itu, PLN UID Jawa Timur juga menyiapkan 40 Unit UPS Mobile, 18 Genset dan 158 Unit Gardu Bergerak guna mengantisipasi keadaan darurat yang tersebar di seluruh Jawa Timur.

Selain di Jawa Timur, PLN juga menyiagakan 5.873 personil untuk menjaga pasokan listrik di Jawa Barat, yang terdiri dari 3.799 pegawai pelayanan teknik, 437 pegawai teknik dan 1.637 pegawai vendor jaringan. Selain itu, PLN juga menyiapkan 60 genset, 13 Buah UPS, 97 unit gardu bergerak, 10 Unit alat deteksi dan 700 unit kendaraan teknik sebagai antisipasi terjadinya gangguan.

"Petugas kami siagakan untuk menjaga pasokan listrik, selama masa pandemi masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan tentu membutuhkan listrik, ini harus kita jaga," tutur General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha.

Agung juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan Contact Center PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan layanan PLN, mulai dari penyambungan baru, penambahan daya, maupun layanan saat terjadi gangguan.
"Untuk mencegah penyebaran virus corona, pembayaran tagihan listrik atau pembelian token listrik juga bisa dilakukan secara online melalui berbagai saluran," ujarnya.

Agung menegaskan, pada intinya PLN berkomitmen untuk mendukung penanganan Covid-19. "Upaya terbaik akan kami lakukan agar pandemi corona ini dapat segera berakhir," tegasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top