Kurs Rupiah Diprediksi Reli Menjelang Akhir Pekan
Kamis, 26 Maret 2020 - 09:06 WIB
Kurs Rupiah Diprediksi Reli Menjelang Akhir Pekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Kamis hari ini diperkirakan reli untuk melanjutkan penguatan. Dalam perdagangan sebelum libur Nyepi kemarin, rupiah bertengger di kisaran level Rp16.475/USD atau sedikit membaik.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pasar keuangan masih menunggu berita baik persetujuan stimulus pemerintah Amerika Serikat (AS) yang belum disepakati di Kongres AS. "Bila disetujui, ini akan memicu penguatan harga aset berisikohari ini, termasuk rupiah," ujar Ariston di Jakarta, Kamis (26/3/2020).
(Baca Juga: Rupiah Ditutup Sedikit Membaik, USD Tergelincir di Tengah Stimulus Fed )
Lebih lanjut terang dia, pasar keuangan masih mengkhawatirkan penyebaran wabah corona yang bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan bisa menekan kembali pergerakan harga aset berisiko hari ini. "Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah Rp16.300, dengan potensi resisten di Rp16.575 hari ini," jelasnya.
Sebelumnya kurs rupiah lawan USD pada perdagangan, Selasa (24/3) ditutup sedikit membaik meski masih di kisaran level Rp16.475/USD. Perbaikan mata uang Garuda mengiringi kejatuhan dolar AS pada hari kedua di tengah stimulus The Fed.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menanjak naik hingga bertengger pada level Rp16.475/USD. Raihan tersebut naik tipis dari sesi penutupan awal pekan sebelumnya Rp16.550/USD dengan pergerakan Rp16.475 sampai dengan Rp16.603/USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan pasar keuangan masih menunggu berita baik persetujuan stimulus pemerintah Amerika Serikat (AS) yang belum disepakati di Kongres AS. "Bila disetujui, ini akan memicu penguatan harga aset berisikohari ini, termasuk rupiah," ujar Ariston di Jakarta, Kamis (26/3/2020).
(Baca Juga: Rupiah Ditutup Sedikit Membaik, USD Tergelincir di Tengah Stimulus Fed )
Lebih lanjut terang dia, pasar keuangan masih mengkhawatirkan penyebaran wabah corona yang bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan bisa menekan kembali pergerakan harga aset berisiko hari ini. "Rupiah berpotensi bergerak menguat ke arah Rp16.300, dengan potensi resisten di Rp16.575 hari ini," jelasnya.
Sebelumnya kurs rupiah lawan USD pada perdagangan, Selasa (24/3) ditutup sedikit membaik meski masih di kisaran level Rp16.475/USD. Perbaikan mata uang Garuda mengiringi kejatuhan dolar AS pada hari kedua di tengah stimulus The Fed.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menanjak naik hingga bertengger pada level Rp16.475/USD. Raihan tersebut naik tipis dari sesi penutupan awal pekan sebelumnya Rp16.550/USD dengan pergerakan Rp16.475 sampai dengan Rp16.603/USD.
(akr)