Kemenhub Manfaatkan Kapal Tol Laut Distribusikan Perlengkapan Medis

Selasa, 07 April 2020 - 20:02 WIB
Kemenhub Manfaatkan...
Kemenhub Manfaatkan Kapal Tol Laut Distribusikan Perlengkapan Medis
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memaksimalkan kapal tol laut dalam rangka mendukung distribusi Alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan medis lain guna menekan penyebaran Covid-19.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Wisnu Handoko mengatakan bahwa peran tol laut yang selama ini menjadi tumpuan pengiriman logistik khususnya ke daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan (3TP) dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan peralatan dan perlengkapan medis.

"Tol laut bisa kita manfaatkan untuk membantu distribusi barang di tengah pandemi virus corona. Bahkan, kami sudah menggratiskan distribusi APD ke Tahuna, Sulawesi Utara," ujar Capt. Wisnu di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, spesifikasi APD yang dapat dikirimkan yaitu APD yang dibutuhkan dalam menangani virus corona, yaitu penutup kepala (nurse cap), kacamata pelindung (safety google), pelindung wajah dan masker (masker N95 dan masker surgical), penutup telinga, jas lab/apron/cover all suit, sarung tangan, serta pelindung kaki/sepatu (sepatu boots/safety shoes).

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri melakukan koordinasi serta meminta dukungan untuk pengiriman APD ke berbagai pelosok di Indonesia.

Selain itu, Capt. Wisnu menjelaskan bahwa dalam mendukung hal tersebut, Ditjen Perhubungan Laut telah menerbitkan surat yang ditujukan kepada operator kapal di antaranya PT Pelni, PT Djakarta Lloyd, PT ASDP Ferry, PT Temas, PT Pelangi Tunggal Ika serta PT Luas Line untuk turut mendukung dan membantu pengiriman APD melalui tol laut tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Program tol laut telah berjalan sejak tahun 2016. Saat ini, kapal yang melayani program tol laut terdapat 26 kapal yang terdiri dari 14 kapal negara, lima kapal milik Pelni, lima kapal ASDP dan dua kapal swasta dengan 26 trayek, tiga pelabuhan pangkal, enam pelabuhan transhipment dan 90 pelabuhan singgah.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bedah Pekerjaan Rumah...
Bedah Pekerjaan Rumah Program Tol Laut, Pak Menhub Tolong Pikirkan Muatan Balik
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Mudik Dilarang, Kementerian...
Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan Skema Pembatasan Jalan Tol
Kemenhub Optimalkan...
Kemenhub Optimalkan Tol Laut untuk Perlancar Logistik
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
1 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
1 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
1 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
2 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved