Agro Industri diminati investor asing

Rabu, 26 Oktober 2011 - 10:25 WIB
Agro Industri diminati...
Agro Industri diminati investor asing
A A A
Sindonews.com - Dari beberapa sektor yang diminati pihak asing, agro industri termasuk salah satu bidang investasi yang berpotensi mendapat pasokan modal luar negeri. Bila hal itu terwujud, target Jawa Barat memperoleh investasi senilai Rp50,3 triliun dari 62 proyek, optimis terpenuhi.

Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jawa Barat Agus Gustiar mengatakan, ada signal positif dari sejumlah negara besar berinvestasi di Jawa Barat terutama pada sektor agro industri. Seperti halnya Turki, Amerika Latin, Cina, dan lainnya. Dari beberapa pandangan yang dikemukakan pada West Java International Expo (WJIE) 2011, sektor agro industri dan insfrastruktur paling diminati calon investor.

“Potensi asing berinvestasi pada sektor agro industri sejauh ini cukup positif. Tinggal bagaimana potensi tersebut dikelola dan ditawarkan agar saling menguntungkan,” kata Agus Gustiar di sela-sela acara West Java International Expo (WJIE) 2011 di Hotel Grand Royal Panghegar, Jalan Merdeka, Kota Bandung, kemarin.

Selain karena potensi Jabar pada sektor agro industri masih cukup besar, mekanisme investasi dengan pola FDI diakuinya lebih memudahkan investor menanamkan modalnya di Indonesia.

Menurut dia, investasi asing pada sektor agro industri akan sangat menguntungkan para petani dan peternak di Jawa Barat. Mengingat, nyaris sebagian besar produk hasil olahan pertanian dan peternakan Jawa Barat di ekspor dalam bentuk produk setengah jadi.

Padahal, bila hasil pertanian tersebut dimaksimalkan dan diolah menjadi produk jadi, margin yang diterima petani akan semakin besar. Kontribusi agro industri pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun masih di bawah 10%.

“Imbasnya, akan ada rantai industri dengan hasil yang cukup baik bagi masyarakat dari hulu sampai hilir,” sambung dia.

Terlebih, lanjut Agus, masalah pangan saat ini menjadi sorotan dunia, di tengah ancamangan krisis pangan dunia. Investasi tersebut, selain akan menggenjot peningkatan volume pangan lokal, diharapkan bisa menyokong pasokan pangan nasional. Namun demikian, pihaknya masih saja menemukan kendala invetasi terutama masalah lahan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, beberapa daerah yang berpotensi pada sektor agro industri di antaranya di Kabupaten Purwakarta berupa peternakan, pembenihan, penggemukan sapi dengan nilai investasi sekitar Rp113 miliar lebih. Juga potensi pembibitan ikan tambak dengan perkiraaan volume produksi mencapai 2.200 ton, dengan nilai investasi Rp33 miliar.

Sementara pada sektor insfrastruktur, Cina termasuk negara yang dinilai paling berminat berinvestasi di Jawa Barat. Seperti proyek pembangunan monorail di Kota Bandung dan proyek jalan tol.

Beberapa proyek jalan tol yang menjadi minat mereka di antaranya tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Bogor Ring Road, Cikampek-Palimanan (Cikapali), Seroja, termasuk Ciawi-Sukabumi. Bila investasi tersebut terwujud, nilainya akan sangat besar di atas triliunan rupiah.

Sayangnya, investasi pada sektor insfrastruktur tidak serta merta bisa dilakukan. Mengingat pola investasi harus melalui mekanisme yang diatur pemerintah. Terlebih, proyek tersebut berhubungan dengan proses pembebasan lahan.

Di mana, investasi baru bisa dilakukan bila proses pembebasan lahan telah rampung. “Masalahnya, proyek insfrastruktur selalu terkendala pembebasan lahan,” tegas dia.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved