Thailand banjir, beras dari negara lain pun diburu

Minggu, 30 Oktober 2011 - 16:04 WIB
Thailand banjir, beras...
Thailand banjir, beras dari negara lain pun diburu
A A A
Sindonews.com - Banjir yang melanda negeri Gajah Putih, Thailand sepertinya ikut membuat pemerintah Indonesia kelimpungan. Sebagai salah satu negara pengimpor beras untuk Indonesia, musibah banjir yang sedang melanda Thailand tersebut bisa mengancam pasokan beras Indonesia. Untuk itu, pemerintah sedang putar otak untuk mencari alternatif pengadaan beras impor dari negara lainnya.

Demi mengamankan pasokan bahan pangan di dalam negeri, pemerintah telah melihat salah satu alternatif pengadaan impor beras yaitu dari India. "Salah satu alternatifnya iya (beras dari India) untuk gantikan (beras Thailand)," ungkap Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (30/10/2011).

Meski demikian, menurut Gita, Indonesia harus merasa empati pada musibah banjir yang terjadi di Thailand. Selama itu, Indonesia harus dapat memenuhi kebutuhannya dan tidak mengandalkan Thailand.

"(Kita) harus simpatik dan cukup khawatir, ini kawan-kawan di Thailand mengalami banjir dan susah mendapatkan makanan. Kita harus mengkhawatirkan mereka tetapi kita juga harus bisa bagaimana kita bisa jaga stok dan pasok pangan kalau mereka tidak bisa mengirimkan dan mendistribusikan pasokan ke kita," ungkap Gita.

Hal senada pun disampaikan oleh Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso menjelaskan. Bahkan Sutarto mengklaim sedang menjajaki Vietnam juga sebagai alternatif pemasok beras ke Indonesia. "Kita tidak boleh diam, saya sendiri sudah menjajaki, kemungkinan kamboja langsung, menjajaki India, kemungkinan itu kita jajaki semua. Vietnam juga," ungkap Sutarto/

Mengenai ini dia mengaku telah bertemu langsung dengan petinggi petinggi negara tersebut seperti Duta Besar India, Kamboja, dan juga dia mengaku telah bertemu dengan kementerian perdagangan Vietnam.

Walaupun demikian dia meyakini kalau Thailand sekarang ini masih punya banyak stok beras, namun tidak dipungkiri banjir kali ini telah memangkas beras Thailand sebanyak dua juta ton.

"Setahu saya mereka itu masih punya, Meskipun banjirnya berdampak, dua juta ton kira-kira hilang gara-gara banjir tapi mereka itu masih punya cadangan yang cukup," jelasnya.

Musibah banjir yang melanda Thailand sekarang diakui berdampak pada berkurangnya ekspor beras Thailand ke Indonesia. Walaupun demikian Sutarto mengaku stok Bulog sekarang masih aman sampai 4,5 bulan ke depan.

Lebih lanjut dampak banjir Thailand ini adalah kemungkinan kenaikan harga beras di Indonesia karena semakin menipisnya stok beras. Oleh karena itu, Sutarso mengaku telah siap untuk mengantisipasi, salah satunya dengan penyaluran raskin ke 13.

"Yang penting kita siap dengan apapun, walaupun demikian dalam waktu dekat kita akan menyalurkan raskin ke 13," ungkap Sutarso.

Lebih lanjut dia menjelaskan untuk mengantisipasi kenaikan harga beras ini juga, dia mengatakan Bulog juga telah siap dengan operasi pasar, dan akan memenuhi berapapun permintaan dipasar untuk mengantisipasi kenaikan harga.

"Operasi pasar tetap kita lakukan. Berapa pun yang diminta di daerah akan kita lepas. Insya Allah," tutupnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
6 Pebulu Tangkis Indonesia...
6 Pebulu Tangkis Indonesia Hengkang Bela Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved