Ekspansi, Bank Syariah Mandiri disuntk modal Rp300 miliar

Jum'at, 30 Desember 2011 - 09:03 WIB
Ekspansi, Bank Syariah...
Ekspansi, Bank Syariah Mandiri disuntk modal Rp300 miliar
A A A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kembali menyuntikkan modal kepada anak usahanya, PT Bank Syariah Mandiri (BSM). Suntikan dana sebesar Rp300 miliar itu akan digunakan BSM untuk mendukung ekspansi bisnis.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Pahala N Mansury mengatakan, penambahan modal tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan BSM, sebagai salah satu pilar utama anak perusahaan perseroan.

”Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi pertumbuhan anak perusahaan yang memiliki nilai strategis, guna mendukung pengembangan core-business Bank Mandiri dalam penyediaan layanan perbankan ritel dengan segmen pasar yang berbasis syariah,” kata Pahala dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Secara resmi, penambahan penyertaan modal kepada BSM dilakukan pada kemarin. Penambahan setoran modal ini merupakan bagian dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) revisi tahun 2011–2013 yang dilakukan secara tunai. Dengan penambahan penyertaan tersebut, kepemilikan Bank Mandiri pada BSM meningkat dari 171.648.712 saham, menjadi 231.648.712 saham dengan nilai nominal Rp5.000,00 per lembar saham.

Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso menuturkan, tambahan modal ini akan memberi ruang yang lebih luas bagi BSM untuk bergerak pada 2012. Pasalnya, melalui penambahan sebesar Rp300 miliar, modal disetor BSM menjadi Rp1,16 triliun naik dari sebelumnya Rp858,24 miliar.

Tambahan modal dari Bank Mandiri juga akan meningkatkan ekuitas BSM menjadi Rp3,09 triliun, naik dibanding posisi semula sekitar Rp2,73 triliun. “Kami harapkan dengan penambahan modal, kontribusi BSM sebagai anak perusahaan, akan lebih meningkat di masa mendatang,” ujar Sunarso.

Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi menjelaskan, BSM akan menggunakan dana tersebut untuk ekspansi perusahaan pada 2012 dan tahun-tahun berikutnya. Menurut dia, masuknya dana segar bulan ini sebesar Rp800 miliar dalam bentuk setoran modal dan subnotesakan meningkatkan Capital Adequacy Ratio (CAR) BSM menjadi 14,38 persen. Sebelumnya pada 16 Desember 2011,BSM juga telah menerbitkan subnotes senilai Rp500 miliar.

Hingga November 2011, posisi aset BSM (unaudited) sebesar Rp45,17 triliun,Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp40,26 triliun dan Pembiayaan Rp36,06 triliun. Komposisi pembiayaan BSM terdiri atas 72,95 persen nonkorporasi dan 27,05 persen korporasi.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
22 menit yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
34 menit yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
5 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved