PT HK Realtindo rambah proyek hotel kelas menengah
Sabtu, 31 Desember 2011 - 12:40 WIB
PT HK Realtindo rambah proyek hotel kelas menengah
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun baru kurang dari dua tahun berdiri, PT HK Realtindo sudah memiliki beberapa proyek properti di Indonesia di tahun pertamanya. Diantaranya The H Tower, The H Residence, Techno Tower, Antam Tower II, Enviro Apartment (Jakarta), serta Kubikahomy (BSD) sebuah asrama diperuntukkan sebagai dormitory bagi beberapa universitas di kawasan Edu-Town Bumi Serpong Damai.
Memasuki tahun 2012, HK Realtindo melirik proyek hotel kelas menengah. Ada empat kota yang rencananya dibidik, diantaranya di pusat kota Bandung, wilayah Mangkubumi Yogyakarta, Jalan Veteran Surabaya dan Jalan A. Yani Semarang.
Direktur Utama PT HK Realtindo Putut Ariwibowo kepada koran Sindo mengatakan, yang akan beroperasi pada tahap awal adalah hotel yang terdapat di Semarang. Bangunan yang ada di Semarang ini sebenarnya bekas perkantoran milik perusahaan BUMN yang sudah tidak digunakan lagi.
“Bangunan hotel yang di Semarang bekas perkantoran kebetulan lokasinya merupakan lahan milik Hutama Karya yang sudah tidak dipakai, jadi kami tinggal merenovasinya. Dan hotel bintang tiga ini akan dikomersilkan pada Juni 2012 nanti,” ungkap Putut.
Untuk kota lainnya, masih dalam tahap pembahasan dengan beberapa perusahaan terkait. Sama halnya dengan yang di Semarang, di tiga kota lainnya juga sudah berdiri sebuah bangunannya dan HK Realtindo tinggal merenovasinya. HK Realtindo memilih keempat kota tersebut alasannya permintaan kamar yang cukup tinggi.
“Bisnis hotel ke depan cukup prospektif, jadi kami pasti akan masuk kesana. Untuk saat ini lokasi yang paling siap yakni di Semarang,” ungkapnya.
HK Realtindo memanfaatkan lahan-lahan strategis milik induk usahanya dengan pola pembagian pendapatan, HK Realtindo juga membuka peluang kerja sama bagi pemilik tanah yang ingin ikut dalam pengembangan jaringan hotel tersebut.
Putut mengaku sedang menjajaki kemitraan dengan pemilik tanah di beberapa daerah, termasuk tanah milik badan usaha milik negara. Perusahaan ini juga mengalokasikan belanja modal sebesar Rp50 miliar untuk pembelian cadangan lahan (land bank) baru di wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
HK Realtindo, ungkap Putut, secara bertahap berupaya meningkatkan pendapatan rutin (recurring income) baik dari sewa perkantoran, ritel maupun hotel. Saat ini komposisi pendapatan perseroan masih didominasi penjualan residensial. Namun, dalam tiga tahun ke depan pendapatan recurring income ditargetkan bisa mencapai 40 persen. (bro)
Memasuki tahun 2012, HK Realtindo melirik proyek hotel kelas menengah. Ada empat kota yang rencananya dibidik, diantaranya di pusat kota Bandung, wilayah Mangkubumi Yogyakarta, Jalan Veteran Surabaya dan Jalan A. Yani Semarang.
Direktur Utama PT HK Realtindo Putut Ariwibowo kepada koran Sindo mengatakan, yang akan beroperasi pada tahap awal adalah hotel yang terdapat di Semarang. Bangunan yang ada di Semarang ini sebenarnya bekas perkantoran milik perusahaan BUMN yang sudah tidak digunakan lagi.
“Bangunan hotel yang di Semarang bekas perkantoran kebetulan lokasinya merupakan lahan milik Hutama Karya yang sudah tidak dipakai, jadi kami tinggal merenovasinya. Dan hotel bintang tiga ini akan dikomersilkan pada Juni 2012 nanti,” ungkap Putut.
Untuk kota lainnya, masih dalam tahap pembahasan dengan beberapa perusahaan terkait. Sama halnya dengan yang di Semarang, di tiga kota lainnya juga sudah berdiri sebuah bangunannya dan HK Realtindo tinggal merenovasinya. HK Realtindo memilih keempat kota tersebut alasannya permintaan kamar yang cukup tinggi.
“Bisnis hotel ke depan cukup prospektif, jadi kami pasti akan masuk kesana. Untuk saat ini lokasi yang paling siap yakni di Semarang,” ungkapnya.
HK Realtindo memanfaatkan lahan-lahan strategis milik induk usahanya dengan pola pembagian pendapatan, HK Realtindo juga membuka peluang kerja sama bagi pemilik tanah yang ingin ikut dalam pengembangan jaringan hotel tersebut.
Putut mengaku sedang menjajaki kemitraan dengan pemilik tanah di beberapa daerah, termasuk tanah milik badan usaha milik negara. Perusahaan ini juga mengalokasikan belanja modal sebesar Rp50 miliar untuk pembelian cadangan lahan (land bank) baru di wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
HK Realtindo, ungkap Putut, secara bertahap berupaya meningkatkan pendapatan rutin (recurring income) baik dari sewa perkantoran, ritel maupun hotel. Saat ini komposisi pendapatan perseroan masih didominasi penjualan residensial. Namun, dalam tiga tahun ke depan pendapatan recurring income ditargetkan bisa mencapai 40 persen. (bro)
()