Pakaian bekas seludupan ancam garmen lokal

Kamis, 05 Januari 2012 - 14:11 WIB
Pakaian bekas seludupan...
Pakaian bekas seludupan ancam garmen lokal
A A A
Sindonews.com - Maraknya penyelunduan pakaian bekas dinilai akan mengancam kelangsungan industri garmen dalam negeri.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akhir Desember lalu berhasil mengamankan 85 ribu pcs pakaian bekas. Adapun total hingga saat ini setidaknya sudah terdapat 400 ball (karung) pakaian bekas yang sudah diamankan sejak 2011.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta Gatot Hario Sutejo menegaskan, jika tindakan yang dilakukan pihaknya dalam mengamankan pakaian bekas bertujuan melindungi industri dalam negeri.

"Dengan masuknya (baju bekas) ini, mengganggu industri garmen. Kami melakukan (penindakan) untuk melindungi industri dalam negeri," katanya di kantornya, Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/1/2012).

Menurutnya, penindakan ini dilakukan guna menekan peredaran pakaian bekas. Diduga, pakaian tersebut berasal dari Malaysia kemudian diselundupkan melalui pelabuhan kecil di Pulau Sulawesi kemudian diantar ke Surabaya dan diangkut ke pergudangan di Lodan Center, Jakarta Utara dan akan dikirim ke Pasar Senen untuk dipasarkan.

Sebagaimana diketahui, di kawasan Pasar Senen misalnya, banyak kita jumpai pakaian bekas eks impor yang dijual bebas dengan harga murah meriah. Harga murah serta adakalanya keluaran dari berbagai merk terkenal luar negeri menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

"Alangkah baiknya kita menggunakan pakaian dalam negeri. Kasihan juga bangsa kita pakai baju yang tidak jelas," katanya.

Dia meminta kepada pengusaha pakaian bekas untuk berhenti melakukan transaksi pembelian baju-baju bekas tersebut.

"Kami imbau kepada pengusaha pakaian bekas, agar menyetop pakaian bekas tersebut. Ini tidak baik untuk indutri, kesehatan serta harkat martabat bangsa," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
6 menit yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
2 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
6 jam yang lalu
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved