Mutiara Lombok pasarkan produk via online

Kamis, 05 Januari 2012 - 18:50 WIB
Mutiara Lombok pasarkan...
Mutiara Lombok pasarkan produk via online
A A A
Sindonews.com - Lombok, Nusa Tenggara Barat, selama ini terkenal sebagai penghasil mutiara. Selain mutiara air laut, ada juga mutiara air tawar yang memiliki harga lebih rendah. Penjualan perhiasan mutiara tetap bagus terutama yang menyasar pasar lokal. Mutiara merupakan hasil budidaya yang paling diunggulkan di Lombok, bahkan hasilnya telah diekspor ke Amerika Serikat, Jepang, Swiss, dan Italia. Sedang harganya, Mutiara Lombok, bisa mencapai puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Sebagai salah satu daerah penghasil mutiara di Indonesia, Lombok banyak menghasilkan mutiara dengan beragam kualitas. Sudah barang tentu, bisnis penjualan maupun produksi mutiara sangat menggiurkan, sehingga pemainnya banyak.

Sebut saja, Nugroho. pria asli Lombok ini sudah lima tahun berkecimpung di usaha penjualan perhiasan mutiara yang diberi nama "Mutiara Lombok".

Untuk memasarkan produk kerajinan asal daerahnya tersebut, Nugroho meanfaatkan jaringan internet, sehingga pelanggannya tidak harus jauh-jauh mendatangi Lombok langsung. Dengan mengandalkan promosi melalui internet mengaku pendapatannya terus menanjak hingga Rp50 juta per bulan, meski hanya fokus menggarap pasar dalam negeri, Singapura, dan Rusia.

"Saya mengandalkan promosi dan transaksi dari internet dan responnya cukup baik. Everything About Lombok menjadi konsep awal kami sebenarnya. Tidak hanya memasarkan produk kerajinan mutiara saja, namun segala produk yang dibuat di Lombok mulai dari makanan ringan, dan lainnya juga akan kami tampilkan di web store," kata pemilik Grosir Mutiara itu.

Nugroho memproduksi bermacam perhiasan mutiara dengan menggandeng beberapa perajin yang menjadi binaannya. Sedangkan bahan baku mutiara dia beli dari pembudidaya di Lombok.

Selain mutiara, Nugroho juga harus menyediakan bahan baku emas, perak, dan stainless untuk merangkai mutiara menjadi aneka macam perhiasan. Mutiara yang ditawarkan oleh Nugroho memiliki variasi model yang cukup banyak, mulai dari anting, gelang, kalung, dan bross.

Mengenai harga, untuk mutiara air tawar dia menawarkan kisaran Rp10.000 sampai dengan jutaan rupiah. Sedangkan mutiara air laut berkisar Rp200.000 untuk yang masih butiran dan yang sudah menjadi aksesoris bisa mencapai puluhan jutaan rupiah. Itu berlaku untuk pasar lokal maupun luar negeri.

Di lombok, lanjut Nugroho, pembuatan perhiasan mutiara yang menggunakan perak ataupun emas masih dilakukan secara manual (hand made) tanpa menggunakan mesin. Meski demikian, hasilnya masih termasuk kategori bagus.

"Memang tidak sebagus yang diolah oleh mesin teknologi laser, tapi sudah termasuk bagus dan tidak mengecewakan,” ujarnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
14 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
14 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved