Prospek suram, Boeing bakal tutup pabrik di Kansas

Jum'at, 06 Januari 2012 - 13:15 WIB
Prospek suram, Boeing...
Prospek suram, Boeing bakal tutup pabrik di Kansas
A A A
Sindonews.com - Ancaman krisis rupanya sudah dirasakan dampaknya bagi produsen pesawat raksasa Boeing Co. Pihak Boeing menyatakan akan menutup pabriknya di Wichita, Kansas, Amerika Serikat (AS), pada akhir 2013 karena suramnya outlook bisnis di masa mendatang.

Pabrik yang mempekerjakan sebanyak 2.160 karyawan tersebut kini sedang bersiap mengalihkan produksinya pada proyek pembuatan kapal tanker. Pabrik tersebut merupakan pusat produksi pesawat jet jenis B-52 Stratofortress serta pesawat militer KC-46 atau Boeing 767.

Wakil Presiden Boeing Mark Bass mengatakan, keputusan untuk menutup pabrik produksi di Wichita merupakan keputusan yang sangat sulit. Keputusan itu didasarkan pada kondisi ekonomi global saat ini.

“Keputusan tersebut berdasarkan penilaian perusahaan terkait kondisi pasar saat ini dan masa depan,” imbuhnya seperti dilansir AFP.

Pengumuman tersebut muncul kurang dari setahun setelah Boeing memenangi kontrak sebesar USD30 miliar untuk pengadaan 179 pesawat tanker jenis pengisi bahan bakar di udara yang dipesan Angkatan Udara AS (USAAF). Boeing menyatakan, kontrak tersebut akan menciptakan sekitar 7.500 lapangan pekerjaan di Kansas.

“Terlalu dini untuk mengatakan jumlah lapangan pekerjaan yang akan hilang di Kansas karena beberapa staf akan dipindahkan, begitu juga dengan beberapa pemasok,” tambahnya.

Boeing akan memindahkan pusat produksi pesawat tanker KC-46 ke Puget Sound di Washington. Meski begitu, produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Illinois, ini tetap akan mempekerjakan 24 pemasok suku cadang dari Kansas.

Menurut analis industri Teal Group, Richard Aboulafia, keputusan Boeing dapat menyebabkan masalah politik untuk Boeing di masa depan. “Itu merupakan perhitungan yang sulit untuk menghentikan fasilitas dan bekerja pada proyek lain,” paparnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved