100% SPBU Pertamina harus jual pertamax

Selasa, 17 Januari 2012 - 17:15 WIB
100% SPBU Pertamina...
100% SPBU Pertamina harus jual pertamax
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka pembatasan BBM bersubsidi yang dilaksanakan April mendatang, PT Pertamina (Persero) akan mengusahakan semua SPBU yang ada di Indonesia menjual BBM jenis pertamax.

Menurut Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, sampai dengan sekarang, baru 90 persen SPBU yang menjual pertamax. Sedangkan untuk menyukseskan kebijakan pembatasan BBM subsidi, 100 persen SPBU Pertamina harus menjual pertamax

Rencananya, lanjut Karen, sampai April nanti Pertamina akan memaksimalkan semua SPBU menjual pertamax.

"Misalnya di Jawa - Bali 3.900 unit SPBU, hampir 2.800 yang sudah siap menjual pertamax. Sisanya, tinggal nunggu keppresnya keluar. Biasanya butuh waktu sekitar tiga bulan untuk penambahan dispenser baru maupun penambahan tangki," ujarnya kepada Sindonews di Hotel Le Meredien, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Untuk menghindari antrean panjang di SPBU, Pertamina juga berencana menambah jumlah dispenser pertamax. "Jika dispensernya cuma satu, lalu lintasnya pasti padat. Oleh karenanya kita akan tambah dispensernya minimal jadi dua," jelas Karen.

Disamping itu, Karen juga mencoba meyakinkan kepada pengusaha SPBU agar tidak terlalu mengkhawatirkan masalah ini. Karen menjelaskan bahwa didalam keppres tersebut nantinya akan diberlakukan mekanisme kredit lunak.

Dan untuk memenuhi pasokan pertamax, Karen menuturkan akan segera membangun dua kilang pertamax baru. "Nanti akan ada roadmapnya, itu akan dibahas besok di rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPR. Kita mengharapkan dua kilang baru nanti sudah bisa menutupi kebutuhan pertamax nantinya. Rencananya dua kilang tersebut akan dibangun di Balongan dan Tuba," jelasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved