Pertamina diminta tingkatkan produksi

Selasa, 24 Januari 2012 - 09:55 WIB
Pertamina diminta tingkatkan...
Pertamina diminta tingkatkan produksi
A A A
Sindonews.com - Badan Pelaksana kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) meminta PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan produksinya dan memperbesar cadangan minyaknya guna meningkatkan ketahanan energi nasional.

"Untuk meningkatkan ketahanan minyak kita, hal yang sebetulnya lebih penting harus dilakukan oleh Pertamina adalah memperbesar jumlah cadangannya. Sebagaimana diketahui, cadangan minyak hanya dapat ditingkatkan jika kegiatan eksplorasi dapat lebih digencarkan," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana, di Jakarta, Selasa (24/1/2012).

Dirinya mengakui saat inspeksi mendadak yang dilakukan BP Migas di awal Januari ini terlihat bahwa Pertamina kurang gencar melakukan kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan produksinya. "Saat kunjungan Kepala BP Migas ke Sorong, Papua Barat, kami mendapatkan gambaran betapa minimnya kegiatan eksplorasi Pertamina disana," tegasnya.

Dalam hal ini, lanjut Gde, keinginan Pertamina untuk menaikkan produksi minyak bumi juga perlu dibuktikan dengan mengaktifkan program-program eksplorasi di Lapangan Klamono yang potensinya masih sangat besar.

"Kepala BP Migas Pak Priyono sangat mengharapkan Pertamina dapat menghidupkan lagi kilang minyak Kasim dengan kapasitas 10 ribu Barel Per Day (BPD) di Sorong, dimana crudenya tersedia di Papua, baik dari Joint Operating Body (JOB), Petrochina, maupun dari Pertamina sendiri," kata Gde.

Demikian juga, Gde menambahkan, pihaknya mendapati minimnya kegiatan eksplorasi dari lapangan-lapangan Pertamina Kalimantan Timur, dan dari lapangan-lapangan lain.

"Agresifitas Pertamina untuk menambah cadangannya dengan mengambil alih dan akuisisi lapangan lain di Indonesia tidak akan menambah cadangan nasional kita. Ketahanan minyak kita akan meningkat jika cadangan nasional meningkat, dan cadangan nasional hanya akan meningkat jika dilakukan melalui peningkatan eksplorasi di lapangan yang ada di Indonesia dan akuisisi lapangan-lapangan yang ada di luar negeri," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
37 menit yang lalu
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
1 jam yang lalu
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
11 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
11 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
11 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
12 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved