UMKM harus jadi ujung tombak ekonomi

Kamis, 26 Januari 2012 - 10:07 WIB
UMKM harus jadi ujung...
UMKM harus jadi ujung tombak ekonomi
A A A
Sindonews.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia ke depannya akan menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi Tanah Air. Kendati hal tersebut tidak bisa diwujudkan dalam waktu yang singkat.

Hal tersebut diceritakan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam pidatonya di acara Malam Penganugerahan Insan UMKM 2012 yang diselenggarakan oleh Harian Sindo, di Hotel Intercontinental, Jakarta, Rabu 25 Januari 2012 malam.

Dia juga menambahkan, kepada mitra pembina akan lebih cocok jika dikatakan sebagai bapak angkat agar terus mendukung dari setiap inovasi dan kreativitas yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Dia juga berharap semoga suku bunga kredit dapat diturunkan sebagai bentuk penunjang UMKM.

"Oleh karena itu, UMKM harus dibina dari sekarang. Dampaknya (perkembangan UMKM) secara nasional akan luar biasa. UMKM sebagai ujung tombak dan terus dibina oleh bapak angkat," bebernya.

Maka dari itu, untuk terus memajukan UMKM ini diperlukan stimulus atau rangsangan kepada mitra UMKM untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangannya.

Ditambahkannya, dengan adanya Malam Penganugerahan Insan UMKM 2012 ini akan memberikan gagasan bagi UMKM untuk berpartisipasi."Kegiatan ini akan berdampak pada menstimulasi dan memberikan satu gagasan untuk berpartisipasi bagi UMKM," pungkasnya.

Dengan kondisi perekonomian global yang masih dilanda krisis khususnya Eropa dan Amerika Serikat (AS) merupakan momentum yang tepat untuk Indonesia terus berkembang, khususnya dibidang UMKM.

Menurutnya, saat ini adalah momentum yang pas untuk Indonesia berkembang karena pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik dan tidak bergantung pada luar negeri.

"Dan kita bersyukur juga, Eropa dan AS kurang menguntungkan, ini adalah momentum ekonomi Indonesia untuk ditingkatkan lagi, dengan menumbuhkan UMKM dengan mitra pembina," kata Hary.

Dia menilai Indonesia saat ini tidak begitu tergantung dengan luar negeri dan ini dalam dilihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditopang oleh konsumsi dalam negeri.

"Karena 63 persen pertumbuhan ditopang dari konsumsi dari dalam negeri," ungkapnya

Oleh karena itu, untuk terus memajukan UMKM ini diperlukan stimulus atau rangsangan kepada mitra UMKM untuk ikut berpartisipasi mengembangkannya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved