2 rusunawa Surabaya baru akan dibuka Maret

Senin, 30 Januari 2012 - 11:04 WIB
2 rusunawa Surabaya...
2 rusunawa Surabaya baru akan dibuka Maret
A A A
Sindonews.com – Keinginan warga Surabaya untuk segera memperoleh tempat tinggal sepertinya harus menunggu lama lagi. Pemkot baru bisa menyelesaikan dua rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Maret mendatang.

Kedua rusunawa yang siap dibukaa itu adalah Grudo dan Tanah Merah II. Secara tampilan luar, dua rusunawa tersebut memang sudah tampak bagus dan selesai dibangun. Bahkan, untuk yang di Tanah Merah, sejak 2010 lalu konstruksi bangunannya sudah selesai.

“Kalau dilihat secara penuh belum kelar. Instalasi air dan listriknya masih belum sempurna,” ujar Kabid Permukiman Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Muhammad Aminuddin kemarin.

Konsentrasi pemkot pada rumah berbentuk vertikal memang terus dikebut. Setidaknya dalam triwulan pertama tahun ini, dua rusunawa itu sudah dapat digunakan.

Pemkot sendiri tidak mengeluarkan dana besar untuk pembangunan. Sebab, anggaran berasal dari APBN. Namun, setelah beroperasi, pemkot lah yang melakukan pengelolaan. Selain Grudo dan Tanam Merah II, ada pula rusunawa Wonorejo, Penjaringansari dan Sumbo yang telah lebih dulu beroperasi

Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) sendiri nantinya menjadi koordinator pengelolaan rusnawa. Sedangkan DCKTR adalah semacam pengawas atau kepanjangan tangan pemerintah pusat dalam proses pembangunan saja.

“Calon penghuni rusunawa baru sudah dikoordinasikan oleh DPBT,” jelasnya.

Kepala DPBT Djumadji menuturkan, mereka yang belum memiliki rumah dan tergolong berpenghasilan akan menjadi prioritas sebagai penghuni rusunawa Tanah Merah II. Menariknya, khusus Grudo, akan diprioritaskan bagi PNS yang belum memiliki rumah.

“Daftar antrean sudah ada. Mereka menembus 5.000 kepala keluarga lebih,” kata Djumadji.

Ia melanjutkan, lahan di Grudo dulunya adalah komplek rumah dinas pekerja di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pematusan serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Ada 23 keluarga yang menghuni kompleks itu dan selama pembangunan rusunawa, mereka dipindahkan di tempat kos terlebih dahulu. Namun, mereka dipastikan sudah mendapat jatah rusunawa di sana.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved