Salah tafsir UU APBN, DPR ajukan judicial review

Senin, 30 Januari 2012 - 15:52 WIB
Salah tafsir UU APBN,...
Salah tafsir UU APBN, DPR ajukan judicial review
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan dilakukan pemerintah dinilai akibat dari salah tafsir terhadap UU APBN 2012 Pasal 7 dan ayat-ayatnya.

"Sebenarnya dasar pemerintah melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM), dengan berpatokan Pasal 7 APBN 2012 selama ini sudah salah tafsir," ujar Anggota Komisi VII DPR RI Daryatmo Mardiyanto yang ditemui dalam rapat kerja dengan Kementerian ESDM di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/1/2012).

Lebih lanjut Daryatmo menuturkan, dalam pasal 7 ayat 4 UU nomor 22 tahun 2012 tersebut pengendalian anggaran subsidi BBM dilakukan melalui pengalokasian BBM bersubsidi secara tepat sasaran dan kebijakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.

"Setelah kami mengadakan pertemuan dengan beberapa stakeholder, seperti BPH Migas, Pertamina, para pengamat migas dan lain-lain, di mana digambarkan bahwa pembatasan BBM dalam waktu dekat atau 1 April 2012 merupakan hal yang mustahil dilakukan," ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, beberapa anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi PDIP mengajukan surat ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengadukan judicial review pasal 7 UU APBN 2012 mengenai pengendalian anggaran subsidi BBM yang disalahtafsirkan.

"Surat judicial review tersebut telah diterima MK, dalam waktu tujuh hari untuk mempersiapkan dan dalam waktu 14 hari sudah ada keputusan dari MK," pungkasnya.

Masih pada kesempatan yang sama Ketua Komisi VII Teuku Rifky Harsya dari fraksi Partai Demokrat juga membenarkan terjadinya pengajuan tersebut dari PDI Perjuangan.

"Tadi pagi dari fraksi PDI P sudah memberikan surat ke pimpinan DPR dengan tembusan ke komisi dan presiden, dan kemudian pimpinan DPR akan melakukan rapat secepat mungkin melalui mekanisme yang ada," ungkapnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved