Kemenpera didesak turunkan suku bunga KPR

Selasa, 31 Januari 2012 - 17:46 WIB
Kemenpera didesak turunkan...
Kemenpera didesak turunkan suku bunga KPR
A A A
Sindonews.com - Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk menekan suku bunga kepemilikan rumah dengan serendah mungkin.

"Pendapatan rakyat itu kan banyak berkurang, banyak tersedot atau terserap oleh biaya transport," ujar Wakil Ketua Komisi V, Nursyirwan Soejono seusai rapat Komisi V dengan Kemenpera, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Jadi, katanya sudah sewajarnya untuk pemenuhan kebutuhan perumahan itu pun tidak membebani pendapatannya. "Maka, seharusnya menjadi tugas Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk menekan suku bunga kepemilikan rumah itu serendah mungkin," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa selama ini, suku bunga perumahan sudah merugikan masyarakat kecil. Karena tingkat inflasi, bertambahnya sehingga beban kebutuhan rakyat tidak hanya sekedar untuk bayar perumahan saja. Masih ada biaya-biaya lainnya yang harus ditanggung oleh rakyat, misal untuk pendidikan, biaya transportasi dan sebagainya.

Karena permasalahan rakyat sudah semakin berat, sambung dia maka uang muka pun sudah seharusnya bisa ditekan lebih rendah.

"Termasuk diantaranya adalah fasilitas likuiditas ini pun sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban. Dan sekaligus menambah jumlah volume yang bisa dibangun, yaitu KPR," tambahnya.

Ditambahkannya, karena ini merupakan dukungan pemerintah melalui Badan Layanan Umum (BLU). "Maka tentunya suku bunganya berbeda dengan suku bunga yang berlaku umum. Karena fasilitas liquiditas ini kan khusus untuk perumahan yang masyarakat berpenghasilan rendah. Tidak bisa suku bunganya dianggap sama dengan kegiatan usaha yang lain," katanya.

Kalau dengan patokan perbankan umum, tuturnya seperti yang berlaku sekarang yakni sekitar 8-10 persen, yang menjadi tidak tepat kalau diberlakukan untuk perumahan. "Hasil rapat tadi ini adalah, berkisar enam persen," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
35 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved