Pemerintah kumpul bahas buruh & perizinan usaha

Jum'at, 03 Februari 2012 - 09:35 WIB
Pemerintah kumpul bahas...
Pemerintah kumpul bahas buruh & perizinan usaha
A A A
Sindonews.com - Pemerintah hari ini menggelar rapat kordinasi untuk menyelesaikan persoalan tumpang tindih lahan, perizinan, dan perburuhan yang belakangan marak terjadi di Indonesia.

Rapat dilaksanakan di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/2/2012). Menurut agenda yang sudah direncanakan, rapat ini akan digelar dari pagi hingga sekira pukul 16.00 WIB sore nanti.

Rapat ini dipimpin oleh Menteri Kordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa yang juga dihadiri oleh Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. Selain itu juga diikuti Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan serta beberapa menteri lain yang terkait dalam persoalan ini.

Selain itu, dalam rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kapolri dan 16 Gubernur Provinsi di Indonesia diantaranya Gubernur Jawa barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Banten.

Salah satu isi pembahasan yang akan dibahas nantinya adalah mengenai peraturan-peraturan daerah yang tumpang tindih terkait persoalan lahan, buruh dan perizinan. Baik sesama daerah maupun dengan pemerintah pusat dan segera diseragamkan untuk menghindari risiko terburuk yang bisa terjadi di Indonesia.

Rencana pertemuan kali ini sudah disampaikan sebelumnya oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar Rabu 1 Februari 2012 lalu. Menurutnya, salah satu tujuan pertemuan kali ini untuk mencegah kejadian demo buruh di Bekasi tak terulang lagi.

Adapun pemanggilan gubernur terkait ini akan membahas upah minimum daerah agar kejadian seperti demo di Bekasi tidak akan terulang lagi. "Besok Jumat semoga semuanya satu sikap. Biar dalam hal penetapan upah semuanya seragam. Namun penetapan upah harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Nantinya jangan sampai gubernur menetapkan upah dengan caranya sendiri," ungkap Muhaimin.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pertemuan ini diharapkan akan menemukan jalan tengah atau rekomendasi untuk melakukan revisi Undang-Undang (UU) tenaga kerja yang masih dalam pembahasan di DPR.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
12 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
14 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
24 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved