Pasar properti RI makin subur

Rabu, 08 Februari 2012 - 15:09 WIB
Pasar properti RI makin...
Pasar properti RI makin subur
A A A
Sindonews.com - Pasar properti di Indonesia memang sedang dalam masa subur. Dapat dilihat dari ekonomi dalam negeri bertumbuh baik dan cenderung stabil dan ditunjang suku bunga yang menurun, mendorong pertumbuhan pasar properti.

Menurut CEO iproperty Group Shaun Di Gregario, saat ini Asia Tenggara khususnya memang sedang menjadi primadona dalam target investasi properti.

"Indonesia memang kondisi ekonominya saat ini sedang kuat, tidak terpengaruh dengan krisis Eropa. Kami melihat peningkatan harga properti dari 2010 hingga 2012 kemarin meningkat 40-60 persen," kata Shaun Di Gregorio saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Lebih lanjut Shaun menjelaskan, mengenai tren properti Indonesia saat ini yang lebih banyak menyasar pada kelas menengah. Hal ini juga diamini oleh Sales Manager Rumah123 Meddy H Papinka yang menyatakan dominasi kelas menengah dalam pasar properti saat ini.

"Banyak masyarakat yang mencari rumah pada situs kami, dengan rata-rata harga rumah yang terdapat pada listing berkisar Rp400 juta-Rp500 juta," papar Meddy.

Lebih lanjut Meddy menyebutkan, terdapat lima kunci utama bangkitnya kelas menengah yang ditandai dengan, 5 daerah yang paling diincar dan menjadi permintaan masyarakat kelas menengah adalah daerah sub-urban, volume total jumlah pencari properti pada situs online, meningkat sebesar 25 persen, pemerintah memberi dukungan bagi masyarakat untuk kepemilikan rumah dengan meluncurkan berbagai program, para pengembang menyediakan properti untuk kelas menengah secara merata di seluruh Indonesia dan munculnya agen-agen properti baru, lebih aktif memasarkan daerah urban.

Shaun Di Gregario juga memprediksikan 2012 pasar properti Indonesia akan tumbuh semakin baik. Investor juga semakin banyak yang tertarik untuk menanamkan modalnya di sini.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
23 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
39 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved