Apindo: Pemda kurang hargai dewan pengupahan

Kamis, 09 Februari 2012 - 14:33 WIB
Apindo: Pemda kurang...
Apindo: Pemda kurang hargai dewan pengupahan
A A A
Sindonews.com - Maraknya aksi unjuk rasa menuntut upah layak belakangan ini membuat kalangan pengusaha tidak mau disalahkan sendirian. Pasalnya, pengusaha seringkali berkompromi dalam masalah pengupahan dan seringkali pemerintah daerah kurang menghargai keberadaan dewan pengupahan.

"Pemda menurut saya harus menghormati dewan pengupahan, selama ini dewan pengupahan itu kurang dihormati oleh pemda sehingga hasilnya itu selalu dikalahkan oleh kepentingan pemda sendiri. Notabene kepentingan pejabat pemda," kata Wakil Ketua Apindo Djimanto disela-sela peluncuran survei ILO di Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Dirinya juga menambahkan, seringkali kepentingan-kepentingan pejabat daerah yang ingin populis, dan ingin dipuji sehingga melupakan esensi dari hubungan industrial sendiri.

Padahal, lanjutnya, di dalam dewan pengupahan terdapat unsur pengusaha, pekerja, pemerintah dan pakar. "Kurang apalagi sebetulnya. Sebetulnya sudah kredibel," ujarnya.

Di sisi lain, Djimanto merespon positif keputusan buruh Tangerang yang tidak berunjuk rasa pada hari ini. "Jadi enggak jadi karena sudah dirundingkan dan sudah dilaksanakan bahwa Apindo menarik gugatannya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)," sebutnya.

Yang terpenting saat ini, menurutnya, adalah pengawasan penetapan besaran upah minimum provinsi di Tangerang. "Kalau pengusaha tidak sanggup maka dapat mengajukan penangguhan dan yang terpenting duduk bersama antara wakil pekerja di perusahaan dan manajemennya," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
44 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved