CPO ditolak, hanya permainan dagang internasional

Senin, 13 Februari 2012 - 16:01 WIB
CPO ditolak, hanya permainan...
CPO ditolak, hanya permainan dagang internasional
A A A


Sindonews.com - Environment Protection Energy (EPA) yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu memungkinkan larangan ekspor kelapa sawit(crude palm oil/CPO) dari Indonesia. Hal ini dinilai Komisi Minyak Sawit Indonesia (KMSI) merupakan permainan dagang internasional.

"Kondisi seperti ini sebenarnya hanya permainan dagang internasional semata, jadi karena masih kemungkinan, kita tenang saja dulu," ujar Ketua Harian KMSI Rosdiana Soharto saat konferensi pers di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (13/2/2012).

Rosdiana menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan ancang-ancang yang terbaik jika keputusan itu ditetapkan.

"Semua data dan langkah-langkah sudah kita siapkan, termasuk langkah kita ke WTO (World Trade Organization) kalau memang di rasa perlu. Tapi saya rasa itu belum perlu, karena dengan menjelaskan semuanya secara ilmiah dan menerangkan posisi Indonesia di dunia internasional mengenai efek rumah kaca dan peduli kita terhdap lingkungan, sudah cukup," jelasnya.

Dari segi bisnis sebenarnya kerugian yang akan diterima Indonesia tidaklah banyak jika memang ekspor tersebut dilarang. Karena untuk AS saja, impor CPO juga kecil.

"Soal ini kita tidak terburu-buru, karena sebenarnya tidak berpengaruh banyak terhadap nilai ekspor kita mengingat impor Amerika itu kecil. Tahun 2011 hanya 350 ribu ton, namun kita juga tidak ingin kehilangan kesempatan, apalagi menutup lubang bisnis. Karena nantinya akan menurunkan pendapatan kita serta tidak ada perbedaan dengan komoditi lain," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
41 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
49 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved