Kembangkan mobnas butuh sinergi asing-lokal

Senin, 13 Februari 2012 - 20:07 WIB
Kembangkan mobnas butuh...
Kembangkan mobnas butuh sinergi asing-lokal
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat mendorong kerja sama antara prinsipal mobil lokal dan asing untuk mengembangkan mobil nasional (mobnas). Menurut Hidayat, kerja sama itu memang dibutuhkan, karena tidak mungkin seluruh modal dikeluarkan oleh Indonesia.

“Misalnya, harus 100 persen modal Indonesia, saya pikir tidak bisa. Kalau majority dipegang Indonesia, itu bisa. Jadi majority dipegang Indonesia. Masih bisa join venture. Saya pikir begitu lebih realistis,” kata Hidayat di Jakarta, Senin (13/2/2012).

Hidayat mengaku, pihaknya sudah berbicara dengan tiga prinsipal mobil asal Asia untuk membicarakan adanya peluang kerja sama tersebut. Menurut Hidayat, diperlukan adanya kesepakatan lebih lanjut dengan tiga prinsipal tersebut.

“Saya mau rapatkan dulu. Nanti kalau kita sudah sepakat, kira-kira mau mulai di segmen yang mana. Ini harus dimulai dengan sukses. Kalau memulai di 2014 tidak sukses, anda mengenal saya sebagai menteri yang gagal,” jelasnya.

Prinsipal-prinsipal Asia tersebut, lanjutnya, lebih mengetahui soal pasar automotif. “Mereka lebih efisien dan mengetahui soal market. Beberapa produsen China masuk ke Indonesia tapi tidak dapat market karena tidak dapat jaringan penjualan. Pembeli mobil takut, meski harga murah tapi tidak ada jaminan after sales,” paparnya.

Dia menambahkan, kriteria, definisi, serta langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengembangkan mobnas harus ditentukan.

“Saya menunggu dipanggil DPR RI, supaya ada kesepakatan-kesepakatan. Tekad saya mendorong lahirnya mobnas. Dari awal kita musti sepakat dulu kriteria, definisi, lalu apa yang musti dilakukan,” tandasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
5 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
26 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved