Kepercayaan investor Jerman capai rekor

Kamis, 16 Februari 2012 - 10:36 WIB
Kepercayaan investor...
Kepercayaan investor Jerman capai rekor
A A A


Sindonews.com - Tingkat kepercayaan investor Jerman mencapai rekor tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Pada Februari ini, kepercayaan meningkat di tengah optimisme bahwa negara tersebut dapat melepaskan diri dan tidak terpengaruh oleh krisis utang zona euro.

Survei ekonomi Zew Jerman memprediksikan kenaikan indeks kepercayaan investor sebesar 27 poin pada Februari. Hal tersebut merupakan kenaikan tiga bulan berturut-turut dalam indikator pengawasan ketat sehingga mengembalikan barometer ke wilayah positif untuk pertama kali sejak Mei 2011 dan mencapai rekor tertinggi sejak April 2011. Peningkatan tersebut juga jauh lebih besar dari yang diharapkan analis sebesar 10 poin.

“Kenaikan kuat lebih lanjut dalam ekspektasi ekonomi menunjukkan bahwa analis meyakini jeda saat ini di dalam pertumbuhan Jerman tidak mungkin diintensifkan,” ungkap Zew dalam pernyataan resminya dilansir AFP, Selasa (14/2) waktu setempat.

Lembaga tersebut menambahkan, indikator awal positif dari Amerika Serikat (AS) menimbulkan harapan stabilisasi dalam ekonomi global. Selain itu, dukungan dari kemajuan dalam negosiasi antara Yunani dan kreditur swasta sehingga dapat mengurangi ketidakpastian di kawasan Eropa.

Presiden Direktur Zew Wolfgang Franz mengungkapkan, dari pandangan analis muncul berita baik bahwa ekonomi Jerman akan terus meningkat pada semester kedua tahun ini.

“Permintaan dalam negeri akan menjadi pilar utama pertumbuhan karena situasi pasar yang menguntungkan tenaga kerja sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pekerjaan mereka,” tegas Franz.

Di Berlin, Kementerian Ekonomi Jerman menyatakan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) telah memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jerman akan turun menjadi 0,4 persen tahun ini dari 3 persen pada 2011.

Penurunan disebabkan lemahnya perdagangan luar negeri dan krisis utang Eropa. Sementara itu, Pemerintah Jerman sendiri menggambarkan pertumbuhan negaranya sebesar 0,7 persen tahun ini. Pemerintah Jerman juga yakin tidak akan muncul bahaya setelah China jatuh ke dalam resesi.

Seperti diketahui, perekonomian Jerman mengalami guncangan selama krisis keuangan global pada 2008. Namun karena paket stimulus sebesar miliaran euro dan skema yang memungkinkan pekerja untuk mengurangi jam kerja, Kanselir Jerman Angela Merkel berhasil mengendalikan jumlah pengangguran dan menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat.

Setelah mengalami penyusutan sebesar 5 persen pada 2009, Jerman berhasil membukukan rekor pertumbuhan ekonomi pada 2010 sebesar 3,7 persen dan terus berkembang sebesar 3 persen tahun lalu. Sementara jumlah pengangguran Jerman saat ini berada pada titik paling rendah, yakni sebesar 6,7 persen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved