Sony resmi bercerai dari Ericsson

Kamis, 16 Februari 2012 - 15:26 WIB
Sony resmi bercerai...
Sony resmi bercerai dari Ericsson
A A A
Sindonews.com - Sony telah menyelesaikan pembelian nama Sony Ericsson, dan mengubah namanya menjadi Sony Mobile Communnications. Usaha tersebut, nampaknya merupakan bagian dari realisasi strategi bisnis barunya.

Seperti dikutip Cnet, Kamis (16/2/2012), pembelian tersebut mengakhiri kemitraan antara Sony dengan Ericsson yang telah berlangsung selama 10 tahun. Kemitraan ini terkait pengalaman elektronik Sony dengan teknologi telekomunikasi Ericsson. Sony Ericsson, terlambat untuk mengenali munculnya generasi baru dari smartphone.

Sebelumnya, kuartal terakhir Sony Ericsson adalah hal paling menyengsarakan dengan pembukuan kerugian sebesar USD317 juta, yang disebabkan kesulitan menyaingi ponsel cerdas kreasi pesaingnya. Sony sendiri mencatat kerugian USD2,1 miliar dalam kuartal terakhir bisnisnya, yang terutama dipengaruhi oleh penurunan penjualan televisi dan bencana lingkungan.

Sebagaimana diberitakan dari The Next Web, kini, melalui pembelian tersebut Sony nampaknya akan mewujudkan rencana untuk menyatukan deretan produk elektroniknya yang dilengkapi koneksi internet.

Dalam pernyataan yang mengumumkan penutupan kesepakatan tersebut dikatakan, usaha itu menarget, "Penyatuan bisnis ponsel genggam sebagai unsur vital bisnis elektronik, dengan tujuan untuk mempercepat konvergensi antara deretan produk elektronik Sony yang dilengkapi internet, termasuk ponsel cerdas, tablet, TV, dan PC," ungkapnya.

Hambatan besar terakhir dalam akuisisi telah diatasi pada akhir bulan lalu, saat European Commision memberikan persetujuannya untuk kesepakatan senilai USD1,47 miliar, yang diumumkan Oktober silam. Sony juga mengambilalih kepemilikan paten ponsel dan mendapat hak paten lain melalui kesepakatan lisensi silang dengan Ericsson.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved