Pertamina klaim lakukan efisiensi impor BBM
Kamis, 16 Februari 2012 - 17:37 WIB
Pertamina klaim lakukan efisiensi impor BBM
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) mengaku telah sangat terbuka dan transparan dalam upaya memenuhi kebutuhan BBM nasional melalui kegiatan impor.
"Kegiatan impor BBM dan juga minyak mentah oleh Pertamina selama ini semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pertumbuhan kebutuhan BBM nasional, sejauh ini telah melampaui pertumbuhan kemampuan nasional dalam upaya pemenuhannya sehingga impor masih diperlukan," ucap Corporate Secretary Pertamina, Hari Karyuliarto dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (16/2/2012).
Dia menjelaskan yang paling penting adalah bahwa proses impor tersebut sudah dilakukan dengan terbuka, dalam artian siapa pun yang kredibel dan mampu, boleh ikut dalam proses impor BBM. Dengan demikian, menurutnya Pertamina memiliki pilihan atas penawaran dengan harga terbaik.
Dalam melakukan impor BBM dan juga minyak mentah, lanjut Hari, sebagaimana dilakukan oleh perusahaan minyak dunia lainnya, Pertamina memiliki anak perusahaan yang berperan besar dalam menyokong kegiatan trading BBM dan minyak mentah yang efisien bagi perusahaan, yaitu Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).
"Petral juga berfungsi sebagai market intelligent bagi Pertamina dan berperan penting bagi pencapaian perusahaan dalam membukukan efisiensi impor BBM senilai USD283 juta di 2011," tegasnya.
Untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dalam jangka panjang, Hari menambahkan pihaknya berinisiatif untuk melakukan pembangunan kilang di beberapa lokasi. "Pembangunan kilang sekarang sudah siap, hanya masih menunggu kepastian kebijakan fiskal," pungkasnya. (ank)
"Kegiatan impor BBM dan juga minyak mentah oleh Pertamina selama ini semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pertumbuhan kebutuhan BBM nasional, sejauh ini telah melampaui pertumbuhan kemampuan nasional dalam upaya pemenuhannya sehingga impor masih diperlukan," ucap Corporate Secretary Pertamina, Hari Karyuliarto dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (16/2/2012).
Dia menjelaskan yang paling penting adalah bahwa proses impor tersebut sudah dilakukan dengan terbuka, dalam artian siapa pun yang kredibel dan mampu, boleh ikut dalam proses impor BBM. Dengan demikian, menurutnya Pertamina memiliki pilihan atas penawaran dengan harga terbaik.
Dalam melakukan impor BBM dan juga minyak mentah, lanjut Hari, sebagaimana dilakukan oleh perusahaan minyak dunia lainnya, Pertamina memiliki anak perusahaan yang berperan besar dalam menyokong kegiatan trading BBM dan minyak mentah yang efisien bagi perusahaan, yaitu Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).
"Petral juga berfungsi sebagai market intelligent bagi Pertamina dan berperan penting bagi pencapaian perusahaan dalam membukukan efisiensi impor BBM senilai USD283 juta di 2011," tegasnya.
Untuk meningkatkan ketahanan energi nasional dalam jangka panjang, Hari menambahkan pihaknya berinisiatif untuk melakukan pembangunan kilang di beberapa lokasi. "Pembangunan kilang sekarang sudah siap, hanya masih menunggu kepastian kebijakan fiskal," pungkasnya. (ank)
()