Sumut tawarkan eksplorasi migas ke investor Inggris

Sabtu, 18 Februari 2012 - 12:32 WIB
Sumut tawarkan eksplorasi...
Sumut tawarkan eksplorasi migas ke investor Inggris
A A A
Sindonews.com - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sedang berupaya menawarkan eksplorasi Minyak dan Gas (Migas) yang potensial di daerah ini kepada investor. Langkah tersebut sebagai upaya untuk menaikkan pendapatan daerah dari sektor ini yang memang belum tergali maksimal.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumut Untungta Kaban mengatakan, saat ini tambang migas yang dieksplorasi hanya satu tempat, yakni di Langkat berbatasan dengan Aceh. Itu pun masih pada siklus eksplorasi pertama atau tahap kedalaman dangkal, konsep dan teknologi sederhana dan khusus wilayah daratan (onshore).

“Kami sedang mengupayakan agar dilakukan eksplorasi siklus II dengan target kedalaman menengah, teknologi lebih canggih dan wilayah eksplorasi onshore shallow deep. Kami tawarkan ini ke investor,” katanya usai rapat kerja Komisi D DPRD Sumut, Distamben Sumut, BP Migas Sumbagut, dan Pertamina di Gedung Dewan, kemarin.

Menurut dia, potensi migas di Sumut masih cukup besar. Beberapa di antaranya di kawasan lepas pantai Kabupaten Langkat sampai ke Kabupaten Deliserdang. Selanjutnya untuk kawasan daratan terdapat di ujung Selatan Kabupaten Padanglawas hingga ke Kabupaten Langkat.

“Dalam waktu dekat kami kirimkan data potensi ini ke Inggris karena ada yang memintanya. Mudah-mudahan mereka tertarik dan melakukan eksplorasi di sini sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku,” tuturnya.

Untungta Kaban menyebutkan, dengan cadangan migas nasional sekitar 11 tahun, Sumut diharuskan mencari sumber baru migas. Kalau eksplorasi migas berlanjut hingga ke siklus III dan yang lebih dalam dengan teknologi tinggi, tentu akan terjadi pengembangan juga. “Selama ini pendapatan daerah dari sektor ini melalui dana bagi hasil (DBH) memang masih rendah,” ujarnya.

Kepala BP Migas, Sumbagut Julius Wiratno mengatakan, DBH Migas untuk Sumut pada 2011 sekitar Rp8,6 miliar atau naik dari 2010 yang hanya Rp6,1 miliar.

Direncanakan pada 2012, DBH untuk Sumut ini naik menjadi Rp9,3 miliar. “Kalau dilihat memang kecil. Tapi DBH ini merupakan amanat UU No 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD Sumut Ajib Shah mengatakan, pihaknya cukup menyesalkan jumlah DBH Migas untuk Sumut yang sangat kecil. Padahal jika dilihat dari potensi migas di Sumut, masih luar biasa yang bisa digali. “Jika potensi migas dikelola bekerja sama dengan investor, hasil migas besar dan DBH juga besar masuk ke kas daerah,” paparnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved