Bali habiskan 120 ribu ton semen/bulan

Minggu, 19 Februari 2012 - 14:31 WIB
Bali habiskan 120 ribu...
Bali habiskan 120 ribu ton semen/bulan
A A A


Sindonews.com - Geliat pembangunan infrastruktur dan perumahan di Bali berimbas pada peningkatan konsumsi beton semen yang jumlahnya mencapai sekira 120 ribu ton setiap bulan.

Pesatnya pembangunan fisik seperti jalan, perhotelan, hingga perumahan sangat dirasakan oleh salah satu produsen semen Holcim yang kini mulai serius menggarap pasar di Pulau Bali.

"Kami hadir untuk memberikan layanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan beton siap pakai untuk mendukung pembangunan yang terus tumbuh di Pulau Bali," kata Presiden Direktur Holcim Beton Derek Williamson di Denpasar, Sabtu (18/2/2012) malam.

Karena itu dalam upaya memenuhi kontinuitas pasokan semen beton, Holcim juga telah memperkuat pasar dengan mengembangkan sistem waralaba yang untuk pertama kalinya di buka di Ubud Kabupaten Gianyar.

Berbagai produk yang dihasilkan dari dua pabrik yang ada di Narogog dan Cilacap, Holcim optimistis bisa memenuhi kebutuhan semen beton di Jawa dan Bali.

Khusus untuk kebutuhan semen beton di Bali menurut Direktur Relationship Managemen Holcim Indonesia, Rusli Setiawan, nantinya akan mendapat pasokan tambahan dari pabrik di Tuban yang diharapkan beroperasi pada 2013.

Dari perhitungannya, kebutuhan semen beton untuk berbagai proyek infrastrutur jalan, perluasan bandara, perhotelan hingga perumahan, setiap bulannya diperkirakan mencapai 120 ribu ton. Sehingga setiap tahun jumlahnya mencapai 1,5 juta ton lebih. Dengan berdirinya satu pabrik lagi di Tuban, pihaknya optimistis market share semen secara nasional bisa mencapai 16 persen.

"Bali dengan pembangunan fisik yang cukup pesat ini kami harapkan bisa berada di level angka itu yakni bisa mengimbangi market share secara nasional," imbuhnya di sela peluncuran waralaba CPM Solusi Rumah HOlcim yang berkapasitas produksi 2.500 bataton per hari.

Rusli menegaskan, pihaknya dalam merebut pasar tidak secara konvensional berkompetisi di produk semen, melainkan dengan pilihan lain yakni solusi rumah,

"Orang butuh semen untuk membangun rumah, nah kami mencoba membantu membantu mencarikan solusi rumah layak huni secara cepat dan efisien, mereka bisa juga berkonsultasi sebelum membangun rumah," imbuhnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
35 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved