Survei Indikator: Warga Setuju Transportasi Era Jokowi Ciptakan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 03 Oktober 2024 - 20:38 WIB
loading...
Survei Indikator: Warga...
Lembaga survei Indikator Politik mereles data survei soal pandangan publik terhadap transportasi umum di era Pemerintahan Jokowi. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Indikator Politik mereles data survei soal pandangan publik terhadap transportasi umum di era Pemerintahan Jokowi. Sebanyak 74,3 persen warga setuju transportasi umum menciptakan pemerataan pembangunan.

Survei dilakukan periode 30 Agustus-6 September 2024. Jumlah responden sebanyak 1.200 orang dan tambahan sampel di wilayah Jabodetabek sebanyak 400.



Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Responden diwawancara secara tatap muka. Sementara nargin of error sekitar ±2,8% dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden ditanya soal pandangannya terhadap transportasi umum era Jokowi.

"Masyarakat setuju hingga sangat setuju (74,3%) bahwa transportasi umum dapat menciptakan pemerataan pembangunan," ucap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat paparkan hasil survei, Selasa (2/10/2024).

Adapun Indikator memaparkan data soal evaluasi layanan transportasi umum bus kota dan AKAP. Dijelaskan yang perlu dievaluasi yakni ketepatan waktu dan jumlah armada.

Kemudian dari layanan kereta api, sebanyak 90,9 warga puas. Angka terendah masih persoalan jumlah armada.

Lalu layanan pesawat terbang sebanyak 95,8 warga puas. Paling rendah dan perlu dievaluasi yakni perihal keterjangkauan harga.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati merespons soal hasil survei terkait transportasi umum di era Jokowi menciptakan pemerataan.

Menurutnya, hasil survei ini menandakan rakyat merasakan kinerja pemerintahan Jokowi selama 10 tahun.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Awan Gelap Ekonomi RI,...
Awan Gelap Ekonomi RI, Mayoritas Para Ahli Sepakat Memburuk dari 3 Bulan Lalu
Survei Sun Life: Perempuan...
Survei Sun Life: Perempuan di Indonesia Lebih Aman secara Finansial Namun...
Lead Holding BUMN Jasa...
Lead Holding BUMN Jasa Survei Perkuat Hubungan dengan Stakeholder dan Pelanggan
Survei Sun Life Ungkap...
Survei Sun Life Ungkap Dampak Finansial dan Kesehatan Mental dari Diabetes Tipe 2
Mendorong Pengembangan...
Mendorong Pengembangan Kompetensi Insinyur di Bidang Teknik dan Teknologi Survei
Surveyor Indonesia Rayakan...
Surveyor Indonesia Rayakan Inovasi, Keberlanjutan, dan Identitas Perusahaan
Survei BI April 2024:...
Survei BI April 2024: Optimisme Keyakinan Konsumen Meningkat Jadi 127,7
Survei BI: Penjualan...
Survei BI: Penjualan Eceran Tetap Kuat di Februari 2024
Survei BI: Harga Properti...
Survei BI: Harga Properti Residensial Triwulan IV-2023 Meningkat
Rekomendasi
IDI Investigasi Kasus...
IDI Investigasi Kasus Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien saat USG
Sinopsis Film Transporter...
Sinopsis Film Transporter 3, Misi Kurir Berbahaya dengan Bom Waktu di Pergelangan Tangan
Dokter Cabul Lecehkan...
Dokter Cabul Lecehkan Wanita Hamil saat Periksa USG Ditangkap, Polisi: Ada 2 Korban
Berita Terkini
Kadin Indonesia dan...
Kadin Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi
5 jam yang lalu
Medela Potentia Resmi...
Medela Potentia Resmi Melantai di Bursa, Himpun Dana Rp685 Miliar
6 jam yang lalu
Harvard Tak Mau Tunduk...
Harvard Tak Mau Tunduk Ancaman Trump, Dana Hibah Rp37 Triliun Dicabut
7 jam yang lalu
Terus Dorong Akses Crypto...
Terus Dorong Akses Crypto untuk Semua
7 jam yang lalu
Pentingnya Biodiversity...
Pentingnya Biodiversity Credit untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia
7 jam yang lalu
Hadapi Tarif AS, Indonesia...
Hadapi Tarif AS, Indonesia Ingin Negosiasi Konkret dan Menguntungkan
8 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved