Jamsostek terus tekan angka kecelakaan kerja

Kamis, 23 Februari 2012 - 09:42 WIB
Jamsostek terus tekan...
Jamsostek terus tekan angka kecelakaan kerja
A A A
Sindonews.com – PT Jamsostek (Persero) berusaha menekan kecelakaan kerja bagi para pesertanya. Untuk itu, perseroan mengadakan pelatihan Dasar-Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi 77 perusahaan.

Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan, program pelatihan K3 itu merupakan bagian dari apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang tertib administrasi (pembayaran iuran) dan sudah melakukan pendaftaran ulang (heregistrasi).

“Di sisi lain kami juga mengundang sepuluh perusahaan tertinggi angka kecelakaan kerjanya agar bisa menekan kasus di perusahaannya menjadi seminimal mungkin,” ujar Hotbonar di Jakarta kemarin.

Menurut dia, hingga saat ini dana yang sudah dibayarkan Jamsostek untuk kecelakaan kerja selama 34 tahun mencapai Rp3.456 triliun untuk total 1.883.200 kasus.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, kasus kecelakaan kerja sangat fluktuatif. Pada 2010 terdapat 98.711 kasus kecelakaan kerja dengan total pembayaran JKK Rp401,237 miliar.

Pada 2011 menjadi 99.491 kasus dengan total klaim Rp504,029 miliar. Karena itu, kata Hotbonar, PT Jamsostek akan melaksanakan program pelatihan K3 di semua kantor cabang Jamsostek di Indonesia.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
4 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
4 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
4 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
4 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
5 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
5 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved