Hindari monopoli, waralaba ritel harus diperjelas

Kamis, 23 Februari 2012 - 20:45 WIB
Hindari monopoli, waralaba...
Hindari monopoli, waralaba ritel harus diperjelas
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mulai mengkaji kembali pemahaman waralaba dan keberadaannya. Itu dilakukan untuk menghindari monopoli serta masih banyaknya pokok permasalahan terkait waralaba yang harus dibenahi. Terutama untuk waralaba ritel yang masih belum jelas pendefinisiannya.

"Penyempurnaan pendefinisian waralaba diperlukan karena selama ini waralaba telah merambah menjadi kafe, convenience store, speciality store bahkan ada juga waralaba untuk bahan baku. Hal itu diperlukan untuk mencegah terjadinya monopoli di kalangan pengusaha waralaba," ucap Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi usai peluncuran Majalah Retail, di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Dirinya menambahkan bahwa hal ini juga untuk mengantisipasi perkembangan-perkembangan yang mungkin terjadi dalam 10 sampai 15 tahun ke depan. "Misalnya, satu pemegang hak waralaba tidak bisa selalu membuka cabang-cabang di bawah kepemilikan yang sama, kalaupun dia membuka haruslah ada waralaba baru dan ada batasnya," ujarnya .

Menurutnya, pihaknya akan mendorong supaya pemilik-pemilik pemegang usaha waralaba di masing-masing daerah untuk menghindari monopoli.

Lebih jauh Bayu mengatakan, Kemendag tidak bermaksud untuk membatasi. Namun, ketentuan regulasi yang terkait untuk convenience store akan diperjelas. Pasalnya, regulasi tersebut berbeda dengan restoran.

"Jika restoran ada persyaratan kesehatan makanan, kalau di convenience store mungkin tidak seketat itu. Permasalahannya kalau itu double terus gimana, lagi-lagi kita harus memperhatikan dalam konteks perlidungan konsumen," tegasnya.

"Kita tidak bermaksud menghalangi investasi dan juga biaya tinggi, dalam hal ini bertujuan ingin melindungi konsumen," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
4 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
5 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
5 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved